SUARA TASIKMALAYA - Karena kecewa berat surat terbukanya tak ditanggapi Virgoun, Tenri Ajeng Anisa wanita yang jadi korban bully netizen karena dituding pelakor , resmi melaporkan Virgoun dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada Jumat (5/5/2023).
Laporan tersebut merupakan puncak kemarahan Tenri Ajeng karena permintaan somasinya kepada Virgoun tak ditanggapi. Sebelumnya pada Rabu (3/5/2023) Tenri Ajeng memang menuntut permintaan maaf atau klarifikasi dari Virgoun dan Inara Rusli atas tudinganya yang merugikan Tenri.
Tapi pihak Virgoun dan Inara mala cuek. Tenri Ajeng Anisa merasa hal tersebut harus diselesaikan secara hukum.
"Hari ini kami membuat laporan polisi terkait dugaan pidana pencemaran nama baik, fitnah di media sosial," kata tim pengacara Tenri Ajeng Anisa, Teguh Putra di Polda Metro Jaya, Jumat (5/5/2023) malam.
Dijelaskan Itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat 3 dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP dan atau pasal 315 KUHP junto pasal 45 UI ITE."
Tampaknya kemarahan Tenri Ajeng Anisa melebar dia bukan hanya melaporkan Virgoun dan Inara Rusli. Tetapi pihak-pihak yang ikut memperkeruh suasana.
"Karena ini di media sosial jadi siappun yang memposting, me-repost, menyebar luaskan, itu semuanya dilakukan penyelidikan," jelas Teguh Putra.
"Jadi tidak hanya tertuju pada Inara ataupun Virgoun. Mari kita tunggu prosesnya," ucap pengacara Tenri Anisa menambahkan.
Diketahui, kasus ini bermula saat Inara Rusli mengunggah bukti perselingkuhan suaminya, Virgoun. Dalam unggahan di Instagram Story, tertera nama Tenri Anisa.
Tak hanya itu, Inara Rusli juga mengunggah surat pernyataan Virgoun, di mana pada Agustus 2022 ia mengaku berselingkuh dengan perempuan bernama Tenri. Ironisnya, bapak tiga anak itu juga menyebut telah melakukan hubungan badan.
Setelah berita ini heboh, Tenri Ajeng Anisa muncul. Ia membantah menjadi selingkuhan Virgoun apalagi sampai berhubungan badan. (*)