SUARA TASIKMALAYA - Persib Bandung, salah satu klub sepak bola terkenal di Indonesia, telah mengumumkan penerapan sanksi tegas bagi penonton yang kedapatan membawa flare ke dalam stadion saat pertandingan kandang.
Keputusan ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh penonton yang hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, diketahui bahwa penonton yang melanggar aturan ini akan langsung diusir dari stadion, meskipun mereka memiliki tiket.
Selain itu, petugas keamanan juga akan mencatat nomor induk kependudukan (NIK) para pelanggar tersebut, yang nantinya akan diserahkan kepada panitia pertandingan untuk dilakukan pemblokiran.
Rapat koordinasi yang melibatkan panitia pelaksana, manajemen Persib Bandung, serta perwakilan Viking dan bobotoh, telah memutuskan dan menyepakati sanksi ini.
Tujuan dari langkah ini adalah agar penonton yang melanggar aturan tidak dapat membeli tiket untuk pertandingan Persib selanjutnya, yang saat ini hanya tersedia dalam penjualan online.
Safety and Security Officer (SSO) Persib, Rinto Aria Sanjaya, juga menegaskan bahwa petugas steward akan bertindak tegas terhadap penonton yang membawa atau menyalakan flare selama pertandingan berlangsung.
Apabila penonton kedapatan membawa flare, tiket gelang mereka akan disita dan mereka tidak diizinkan untuk menonton pertandingan. Selanjutnya, tiket gelang yang disita akan diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Apabila ditemukan flare itu akan dipisahkan langsung, tiket gelang akan kami sita, tidak boleh menonton, dan akan langsung diserahkan ke polisi," ungkap Aria.
Baca Juga: Jantung Berdebar hingga Sembelit, Ini 5 Gejala Tubuh Kekurangan Kalium
Rinto juga menjelaskan bahwa tindakan pemblokiran NIK bagi pelanggar ini sudah diterapkan pada pertandingan terakhir Persib melawan Persikabo 1973 musim lalu.
Para suporter yang membawa dan menyalakan flare dalam pertandingan tersebut telah didata dan tidak diizinkan menyaksikan laga perdana Persib di Liga 1 2023-2024, yang akan berlangsung pada Minggu, 2 Juli 2023, ketika Persib menjamu Madura United.
Dengan diberlakukannya sanksi tegas ini, Persib Bandung berharap dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman di stadion bagi seluruh penonton.
Langkah ini juga bertujuan untuk meminimalisir tindakan-tindakan yang dapat membahayakan keselamatan penonton serta menjaga reputasi klub yang memiliki basis suporter yang fanatik.
***
Sumber: https://tribratanews.polrestabandung.id/#