tasikmalaya

Abah Aos Beri Jimat Rambut dari 'Surga' untuk Anies Baswedan Agar Menang di Pilpres 2024

tasikmalaya Suara.Com
Senin, 14 Agustus 2023 | 10:18 WIB
Abah Aos Beri Jimat Rambut dari 'Surga' untuk Anies Baswedan Agar Menang di Pilpres 2024
Abah Aos menyerahkan jimat kepada Anies Baswedan di di  Pesantren Dunia Jagat ‘Arsy, Komplek  Nusaloka BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (12/08/2023).

 
SUARA TASIKMALAYA- Mursyid TQN PP Suryalaya Syekh Muhammad Abdul Gaos SM memberikan jimat  berupa rambut dirinya kepada Bakal Calon Presiden (Bacapres)  Anies Rasyid Baswedan saat manaqib akbar di  Pesantren Dunia Jagat ‘Arsy, Komplek  Nusaloka BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (12/08/2023).

Sebelumnya penerus Abah Anom ini telah menyatakan dukungan kepada Anies dengan mengeluarkan maklumat kepada para ikhwan TQN PP Suryalaya di seluruh Indonesia agar memenangkan Anies Baswedan.

Pada kesempatan itu, Abah Aos kembali menegaskan bahwa Anies Baswedan adalah sosok imam Mahdi yang berani melawan Dajjal. Oleh karena itu, untuk melawan Dajjal diperlukan kekuatan lahir dan bhatin.

"Jimat ini dari surga saya serahkan ini rambut Abah, bukan rambut yang lain, terimalah sebagai bekal perjuangan," katanya.

Abah Aos juga menanyakan kesungguhan Anies Baswedan sebagai Presiden RI setelah diberi jimat berupa rambut. Bagi kalangan sufi rambut seorang mursyid adalah barokah dan dipercaya bisa menjadi sumber kekuatan spritual.

Abah Aos optimis Anies bisa mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Mewujudkan bangsa yang maju peradabannya dan sejahtera masyarakatnya. Sebab maju saja tidak cukup.

Sebelumnya Anies Baswedan juga memberikan tausiyahnya mengenai pentingnya pesantren dalam kehiupan  berbangsa. Anies menyebutkan keberpihakan  dan kepeduliannya pada pesantren telah dia tunjukkan saat menjadi gubernur DKI.

Tak hanya dalam bentuk kebijakan, tapi juga intens berkomunikasi dengan ulama dan pengasuh pesantren. “Insya Allah cara itu akan kami teruskan jika diberi kepercayaan untuk Republik ini,”

Gubernur DKI periode 2017-2022 itu menyebut pertemuan antara ulama dan umara (pemimpin) harus sering dilakukan. Pandangan negara terhadap pesantren harus dirubah. Bukan pesantren bersama ulama dan santrinya yang mengikuti arahan pemerintah, tapi pesantren harus menjadi kompas bagi negara.

Baca Juga: Siap-siap RS Sentosa, Pemkab Bogor Bakal Beri Sanksi Kasus Bayi Tertukar

“Kaum santri adalah yang paling taat pada agama, pada ulama, dan taat pada negara,” katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI