SUARA TASIKMALAYA - PAN dan Golkar sudah menentukan langkah politiknya di Pemilu 2024, dengan mendukung Prabowo Subianto.
Setelah bergabungnya kedua partai tersebut, semakin menambah kekuatan dukungan kepada Prabowo.
Di sisi lain, Jokowi enggan menanggapi terlalu serius terkait bergabungnya kedua partai ke kubu Gerindra.
Presiden RI ke-7 tersebut menyatakan jika hal iti bukan menjadi urusannya, sebab kesepakatan berkoalisi merupakan wewenang partai.
Menurut Jokowi, ia tidak memiliki kewenangan. Sebab partai lah yang bertugas melakukan manuver berpolitik.
"Ya itu urusannya partai-partai lah. Itu urusannya Golkar, urusannya PAN, urusannya Gerindra, urusannya PKB, urusan partai-partai," ujarnya.
Lebih lanjut, Jokowi menyatakan dirinya bukan ketua partai yang memiliki kendali penuh untuk menentukan arah politik.
"Ndak, ndak, ndak, itu urusan mereka, urusan koalisi, urusan kerja sama itu urusan partai, saya bukan ketua partai," sambungnya.
Meskipun begitu, Jokowi tetap menghargai setiap keputusan yang sudah ditentukan para partai politik.
Baca Juga: Ditaklukkan Rans Nusantara, Arema FC Semakin Terbenam di Dasar Klasemen Sementara BRI Liga 1
Saat ini dirinya masih fokus pada jabatannya sebagai presiden, hingga masa kepemimpinan yang akan segera berakhir. (*)