SUARA TASIKMALAYA - Pendaftaran pada proses rekrutmen Program Volunteer Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia akhirnya sudah ditutup PSSI.
Lamaran calon baru volunteer sudah ditutup karena banyak yang berantusias untuk berpartisipasi pada gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Adapun proses rekrutmennya masih berlanjut. Walaupun pendaftarannya resmi ditutup.
Apalagi, sebelumnya sudah dibuka perihal volunteer yang ingin berpartisipasi pada Piala Dunia U-20 2023. Sayangnya gelaran U-20 gagal digelar karena dari berbagai faktor.
Beruntungnya FIFA kembali memilih Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Hal ini prioritas untuk menjadi volunteer dari proses pendaftaran saat U-20 diutamakan oleh PSSI.
Dilansir dari laman resmi PSSI, Senin (4/9/2023), kandidat yang lolos dari proses pendaftaran, tentunya akan mendapatkan pertanyaan tambahan terkait minatnya pada sepakbola.
Proses pendaftarannya pun langsung melalui platform volunteer yang disediakan oleh FIFA. Dalam hal ini, PSSI mengimbau agar kartu identitas ataupun paspor kandidat harus sudah siap atau terdaftar secara resmi.
Diketahui, proses rekrutmennya dimulai dari pendaftaran, penyaringan, terima tawaran peran atau posisinya, hadir saat pelatihan, pemilihan jadwal shift, akreditasi, hingga seragam.
Oleh karena itu, volunteer yang terpilih nantinya harus benar-benar diberikan pelatihan sebelum menjalani shift mereka pada gelaran Piala Dunia U-17 mendatang.
Baca Juga: Kompetisi Rehat, Marcelo Rospide Sudah Serius Siapkan Skuad Persik Hadapi Persija
Kali ini Adidas menjadi sponsor terhadap seragam khusus untuk volunteer. Nantinya, mereka juga mendapatkan item edisi khusus, makanan saat melakukan shift, akses transportasi umur secara gratis, dan adanya kenangan seumur hidup mereka.
18 area yang berfungsi pada lokasi kompetisi ataupun non-kompetisi, tentunya akan dibantu oleh sekitar 1000 volunteer.
Kendati demikian, volunteer yang ditugaskan akan mendapatkan pengalaman yang berharga, karena bisa berkontribusi pada kompetisi Piala Dunia U-17 2023.(*)