Pesawat Pencari Tercanggih pun Gagal Temukan MH370

Doddy Rosadi

Selasa, 25 Maret 2014 | 09:59 WIB
Pesawat Pencari Tercanggih pun Gagal Temukan MH370
Pesawat P3 Orion. (Wikipedia.org)

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sudah mengumumkan tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia. Namun, hingga kini belum ada puing-puing atau serpihan dari MH370 di Samudera Hindia. Keputusan bahwa pesawat yang membawa 239 penumpang itu jatuh di Samudera Hindia itu berdasarkan data dari satelit Inggris, Inmasat.

Puluhan negara sudah terlibat untuk mencari pesawat MH370 termasuk menurunkan peralatan tercanggih yang mereka punya. Salah satunya adalah pesawat P3 Orion yang digunakan oleh Amerika Serikat dan Australia. P3 Orion adalah pesawat pencari paling canggih di dunia.

Pesawat ini bisa mendeteksi keberadaan manusia dari jarak 30 mil dan melacak tanda kehidupan di bawah laut dengan kedalaman hingga 5.000 kaki. Memasuki minggu ketiga, pesawat pencari tercanggih itu pun masih belum menemukan apa-apa, termasuk benda yang diduga serpihan pesawat MH370.

Orion adalah pesawat turboprop dengan empat mesin yang dibuat oleh Lockheed Martin Corp dengan kantor pusat di Betehesda, Maryland Amerika Serikat. Pesawat ini sudah digunakan oleh Angkatan Laut Amerika sejak 1960-an untuk mencari kapal selam.

“Saya sudah memandangi air luat selama dua minggu lebih,” kata Jaimeson Whiteley, salah satu kru P3 Orion.

Amerika menurunkan 11 kru P3 Orion yang bermarkas dekat Kuala Lumpur untuk mencari MH370. Karena terlalu lama memandangi air laut, sejumlah kru mulai melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

“Pikiran Ada kadang membuat Anda melihat seperti melihat sesuatu,” ujar Whiteley.

Selain tidak tahu lokasi yang tepat untuk mencari serpihan MH370, kendala lain yang tidak kalah berat adalah ombak di Samudera Hindia yang sangat kuat. Ombak di Samudera Hindia merupakan ombak terkuat di dunia sehingga membuat benda yang terdeteksi oleh satelit Australia kemungkinan sudah hanyut ratusan mil.

Pesawat P3 Orion Australia juga pulang dengan tangan hampa setelah berputar-putar di atas Samudera Hindia.

Pesawat dengan harga 36 juta dolar Amerika ini kemudian berevolusi, tidak hanya mencari kapal selama di lautan luas tetapi juga pesawat yang jatuh di lautan.

Selain P3 Orion, Amerika dan Australia juga menggunakan pesawat P8-A Poseidon, versi lebih canggih dari pesawat Boeing 737 untuk angkutan komersial.

Namun, karena jarak tempuh pencarian sangat luas yaitu 2.500 kilometer dari Perth, maka bahan bakar yang dikonsumsi pesawat itu sebagian besar habis untuk pergi dan pulang. Sedangkan durasi pencarian hanya dua hingga tiga jam untuk setiap pencarian.

Bukan hal mudah bagi tim pencari untuk menemukan reruntuhan MH370 di lautan luas.

“Benda atau serpihan MH370 bisa saja dalam bentuk kecil. Mata saya sudah mulai lelah melihat laut seharian,” ujar salah satu tim pencari MH370, Brandon Yeager. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilot Kanada: Pilot MAS MH370 Adalah Pahlawan, Bukan Pembajak

Pilot Kanada: Pilot MAS MH370 Adalah Pahlawan, Bukan Pembajak

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 09:46 WIB

Dinilai Punya Jalan Cerita Mirip dengan Insiden MH370, Produksi Film "Deep Water" Dihentikan

Dinilai Punya Jalan Cerita Mirip dengan Insiden MH370, Produksi Film "Deep Water" Dihentikan

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 08:50 WIB

Mencari MH370

Mencari MH370

Foto | Selasa, 25 Maret 2014 | 08:18 WIB

Cuaca Memburuk, Pencarian MH370 Ditunda

Cuaca Memburuk, Pencarian MH370 Ditunda

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 06:49 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×