Array

Apple Stop Penggunaan Zat Pemicu Kanker dalam Pembuatan iPhone

Ruben Setiawan Suara.Com
Kamis, 14 Agustus 2014 | 12:27 WIB
Apple Stop Penggunaan Zat Pemicu Kanker dalam Pembuatan iPhone
Smartphone produksi Apple, iPhone 5S. (Reuters/Toru Hanai)

Suara.com - Apple akhirnya tidak akan lagi menggunakan benzena dan n-hexane dalam proses pembuatan iPhone dan iPad. Benzena adalah zat karsinogen yang bisa menyebabkan penyakit leukemia sementara n-hexane dapat mengakibatkan kerusakan syaraf.

Keputusan itu diambil Apple setelah mendapat desakan dari dua kelompok aktivis pembela hak-hak tenaga kerja. Dua kelompok tersebut, China Labour Watch dan Green America, mengajukan petisi untuk mendesak Apple menyetop penggunaan benzena dan n-hexane demi melindungi pekerja pabrik pembuatan produk Apple.

Sebenarnya, berdasarkan penyelidikan di 22 pabrik Apple di Cina, tak ditemukan bukti bahwa dua zat kimia tersebut membahayakan keselamatan 500 ribu orang yang bekerja di dalamnya. Tak ada sedikitpun jejak kimia di 18 pabrik di antaranya. Namun, di empat pabrik, zat tersebut memang ditemukan, meskipun kadarnya masih dalam level wajar dan tidak membahayakan kesehatan.

Tetapi, lantaran mendapat desakan, Apple akhirnya melarang semua pemasoknya untuk tidak lagi menggunakan benzena dan n-hexane pada proses finishing pembuatan iPhone, iPad, iPod, komputer Mac, dan aksesoris lainnya. Apple juga meminta agar pabrik-pabrik tersebut menguji semua material agar terbebas dari dua zat tersebut.

Kendati demikian, Apple masih memperbolehkan penggunaan dua zat itu pada tahap awal produksi, yang notabene dilakukan di pabrik terpisah dengan tahap perakitan. Sebagai langkah pencegahan, Apple juga menurunkan level maksimal benzena dan n-hexane pada material yang dipakai di proses produksi.

"Kami melakukan segala yang bisa kami pikirkan untuk mencegah paparan kimia dan selalu menanggapi segala kekhawatiran," kata Lisa Jackson, wakil direktur divisi lingkungan Apple.

Ternyata, bukan hanya Apple yang menggunakan dua zat tersebut. Para pembuat produsen elektronik besar lainnya juga memakainya. Benzena dan n-hexane dalam kadar rendah juga ditemukan pada bahan bakar, rokok, cat, lem, dan deterjen.

Gary Cook, analis teknologi informasi senior di organisasi pecinta lingkungan Greenpeace mengapresiasi langkah Apple tersebut. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan Apple dilakukan juga oleh para produsen gadget lainnya.

"Ini menunjukkan Apple dapat menggunakan kekuatan pasar dan pengaruhnya untuk memperkenalkan praktek yang lebih bersih," kata Cook. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI