Array

Bahaya, Internet Makin Ekspos Ranah Pribadi Manusia

Ardi Mandiri Suara.Com
Jum'at, 26 September 2014 | 04:36 WIB
 Bahaya, Internet Makin Ekspos Ranah Pribadi Manusia
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli keamanan dunia maya menyampaikan keprihatinan mereka soal peningkatan ancaman terhadap kerahasiaan pribadi saat dunia kian bergantung pada Internet.

"Dalam lima sampai 10 tahun ke depan, orang akan mengalami era baru, tempat alat rumah tangga dan perangkat elektronik terhubung melalui satu jaringan, kata Zhou Hongyi," Ketua raksasa Internet, Qihoo360, sebagaimana dikutip China Youth Daily.

"Pada saat itu, semua alat yang dapat Anda lihat, sentuh dan bayangkan, seperti lemari es di rumah atau alat yang dapat dibawa, akan terhubung melalui Internet," kata Zhou dalam China Internet Security Conference, yang dimulai pada Rabu (24/9/2014).

Kecenderungan tersebut juga akan meliputi ancaman baru keamanan maya, yang secara alamiah menyertai peningkatan gaya hidup digital, demikian peringatan para ahli.

Data resmi memperlihatkan bahwa Tiongkok memiliki sebanyak 632 juta pengguna Internet hingga Juni 2014, dan kerugian ekonomi hampir 150 miliar yuan (24,39 miliar dolar AS) akibat serangan maya, pengungkapan rahasia pribadi atau informasi palsu daring pada 2013.

Menurut 360 pusat keamanan maya yang berada di bawah Qihoo360, rata-rata 100 juta virus Trojan diblokir setiap hari.

"Tantangan terbesar di bidang Internet of Things akan berupa ancaman terhadap kerahasiaan masyarakat," kata Zhou, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. "Jumlah data yang sangat banyak yang disimpan di udara akan membuat setiap orang transparan dalam masalah apa yang mereka lakukan atau fikirkan." Peretas dapat mengurai atau bahkan memanipulasi operasi mobil cerdas yang bekerja melalui Internet lewat kendali komputer jarak-jauh, kata para ahli. Mereka memberi contoh ancaman maya masa depan.

Tindakan yang lebih aktif diperlukan untuk melindungi kerahasiaan dan meningkatkan keamanan maya, kata Ketua Masyarakat Internet Tiongkok Wu Hequan. Ia menambahkan kemampuan pelaksana hukum mesti diperkuat untuk menanggapi kejahatan dunia maya.

"Semua data pribadi yang dikumpulkan oleh banyak perusahaan mesti diproses oleh klien dan keamanan penyimpanan informasi serta penyalurannya mesti dilindungi," kata Zhou. (Antara/ Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI