Pesawat Antariksa Virgin Air Jatuh, Kopilot Tewas

Liberty Jemadu

Sabtu, 01 November 2014 | 03:49 WIB
Pesawat Antariksa Virgin Air Jatuh, Kopilot Tewas
Puing-puing pesawat antariksa SpaceShipTwo milik Virgin Galactic yang jatuh di Mojave, California, Amerika Serikat, Jumat (31/10) [Reuters/KNBC-TV].

Suara.com - Sebuah pesawat suborbit milik Virgin Galactic jatuh dalam penerbangan uji coba pada Jumat (31/10/2014) di Pangkalan Udara dan Antariksa Mojave, California, Amerika Serikat. Satu orang tewas dan seorang lagi cedera parah dalam insiden itu.

Kecelakaan itu terjadi saat pesawat itu menggelar uji terbang pertama sejak Januari tahun ini. Beberapa tayangan televisi di AS menunjukkan dua bongkahan puing pesawat di tanah.

Virgin Galactic sendiri mengatakan bahwa pesawat itu sudah hancur.

Kopilot pesawat antariksa itu tewas, sementara pilotnya yang berhasil melontarkan diri dari pesawat mengalami cedera parah.

Pesawat itu dikembangkan berdasarkan sebuah prototipe yang dinamai SpaceShipOne, yang 10 tahun silam memenangkan hadiah Ansari X Price, dan menjadi pesawat antariksa berawak pertama yang dibuat oleh perusahaan swasta.

"Selama uji coba, pesawat itu mengalami anomali serius yang mengakibatkan hancurnya SpaceShipTwo," kicau Virgin di akun Twitternya sambil menyebut nama pesawat yang mengalami kecelakaan itu.

SpaceShipTwo adalah pesawat antariksa yang bisa mengangkut enam penumpang. Pesawat itu dibuat dengan ambisi bisa menjadi pesawat komersial pertama yang bisa membawa penumpang ke luar angkasa. Sudah lebih dari 800 orang yang membayar deposit agar bisa menumpang pesawat tersebut.

Cara SpaceShipTwo mencapai luar angkasa berbeda dengan pesawat-pesawat antariksa lainnya. SpaceShipTwo akan dibawa ke ketinggian sekitar 13.716 meter ke atas permukaan Bumi oleh pesawat lain lalu dilepaskan untuk kemudian terbang sendiri, menggunakan mesin roket, ke ketinggian 100.000 meter di atas permukaan Bumi.

Dari ketinggian itu penumpang bisa melihat Bumi dalam lingkaran penuh dengan latar belakang antariksa yang hitam pekat. Selama beberapa menit penumpang bisa merasakan fenomena tanpa bobot karena rendahnya gaya gravitasi Bumi. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Kirim Pesawat Luar Angkasa Untuk Meneliti Matahari

India Kirim Pesawat Luar Angkasa Untuk Meneliti Matahari

Foto | Rabu, 06 September 2023 | 12:30 WIB

Setelah 47 Tahun, Rusia Akhirnya Kembali Luncurkan Misi ke Bulan

Setelah 47 Tahun, Rusia Akhirnya Kembali Luncurkan Misi ke Bulan

Foto | Minggu, 13 Agustus 2023 | 13:28 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×