Salamander Raksasa Ini Meneror Sungai-sungai di Zaman Purba

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Maret 2015 | 13:05 WIB
Salamander Raksasa Ini Meneror Sungai-sungai di Zaman Purba
Ilustrasi salamander (Shutterstock).

Suara.com - Salamander raksasa yang ukurannya setara dengan sebuah mobil dan dengan bentuk kepala mirip dudukan toilet, pernah menjadi penguasa dan predator utama di sungai serta danau-danau di dunia, demikian hasil riset sekelompok ilmuwan yang diterbitkan dalam Journal of Vertebrate Paleontology.

Kepastian akan salamander raksasa itu diperoleh setelah para ilmuwan meneliti sejumlah tulang belulang dan tengkorak dari binatang purba bernama Metoposaurus algarvensis itu. Kerangka binatang jenis amfibi itu ditemukan di dasar danau purba di selatan Portugal.

"Sebagian besar amfibi modern berukuran kecil dan tak berbahaya. Tetapi di periode Triassic, predator raksasa ini bisa membat danau dan sungai menjadi tempat yang menakutkan," kata Richard Butler, peneliti dari Universitas Birmingham Inggris, yang terlibat dalam riset itu.

Periode Triassic yang dimaksud Butler berkisar 250 sampai 199 juta tahun silam. Salamander raksasa ini sendiri diperkirakan punah sekitar 230 juta tahun lalu. Metoposaurus algarvensis dijuluki sebagai spesies baru dari metoposaurid, satu kelompok amfibi raksasa purba yang telah punah.

Tengkorak salamander raksasa ini berbentuk bulat dengan rahang bagian atas yang sangat tipis, mirip dudukan toilet. Mulutnya dipenuhi ratusan gigi tajam. Sementara sepasang lengan dan kaki yang pendek, membuat para peneliti yakin bahwa mahluk ini tidak bisa bergerak leluasa di daratan dan banyak menghabiskan waktu di dalam air.

Para peneliti juga mengatakan bahwa mereka menemukan banyak tulang-belulang dalam danau itu dan karenanya mereka yakin bahwa binatang-binatang itu mati dalam waktu yang bersamaan.

"Jadi tempat itu bisa disebut sebagai kuburan masal," jelas Butler.

Para ilmuwan yakin binatang raksasa ini tinggal di sungai, rawa, dan danau, khususnya di wilayah dataran rendah. Meski demikian, salamander raksasa ini, bersama degan kelompok metoposaurids lainnya, punah pada akhir periode Triassic, sekitar 201 juta tahun silam.

Punahnya kelomok amfibi dan sekitar setengah dari spesies di Bumi pada masa itu memberi jalan untuk bangkitnya spesies dinosaurus di Bumi. (Live Science)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Dinosaurus, Ini Binatang Paling Ditakuti di Bumi

Sebelum Dinosaurus, Ini Binatang Paling Ditakuti di Bumi

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2015 | 07:43 WIB

Dinosaurus "Raja Hidung" Ditemukan di AS

Dinosaurus "Raja Hidung" Ditemukan di AS

Tekno | Rabu, 24 September 2014 | 16:27 WIB

Studi: Dinosaurus Percayakan Anak-anaknya kepada Babysitter

Studi: Dinosaurus Percayakan Anak-anaknya kepada Babysitter

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 08:25 WIB

Kuburan Massal Dinosaurus Terbang Ditemukan di Brasil

Kuburan Massal Dinosaurus Terbang Ditemukan di Brasil

Tekno | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 13:37 WIB

Ini Penyebab Punahnya Dinosaurus

Ini Penyebab Punahnya Dinosaurus

Tekno | Selasa, 29 Juli 2014 | 10:53 WIB

Salamander Simpan Kunci Regenerasi Organ Tubuh Manusia

Salamander Simpan Kunci Regenerasi Organ Tubuh Manusia

Tekno | Senin, 23 Juni 2014 | 13:03 WIB

Terkini

Ini Shade Skin Tint Wardah yang Pas untuk Kulit Sawo Matang Supaya Nggak Abu-Abu

Ini Shade Skin Tint Wardah yang Pas untuk Kulit Sawo Matang Supaya Nggak Abu-Abu

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Media Asia Hingga Eropa Sorot Langit Merah Kalimantan Imbas Kebakaran Hutan

Media Asia Hingga Eropa Sorot Langit Merah Kalimantan Imbas Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Belum Bicara soal Nasib Suharyanto

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Belum Bicara soal Nasib Suharyanto

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Siapa Aron Ashab? Viral Ngaku Diculik, Disiksa, dan Dipenjara selama Setahun

Siapa Aron Ashab? Viral Ngaku Diculik, Disiksa, dan Dipenjara selama Setahun

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:10 WIB

7 Pilihan HP Murah yang Kuat Buat Game FF, MLBB hingga PUBG

7 Pilihan HP Murah yang Kuat Buat Game FF, MLBB hingga PUBG

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Salahuddin Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Dijebloskan ke Penjara

Salahuddin Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Dijebloskan ke Penjara

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Senasib IHSG, Rupiah Juga Ambruk ke Level Rp18.064 Jumat pagi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Siap-Siap! Babymonster Bakal Konser di Indonesia Arena Akhir Pekan Ini

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

itel A300+ Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp2,4 Jutaan dengan Dua Layar dan Baterai 7.000 mAh

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Brasil Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3 di Copa das Nacoes 2026

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:59 WIB

×