Array

Presiden Jokowi Berharap Riset Bisa Atasi Masalah Transportasi

Senin, 13 April 2015 | 15:07 WIB
Presiden Jokowi Berharap Riset Bisa Atasi Masalah Transportasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan proyek terowongan sodetan Ciliwung-KBT di Kebon Nanas, Jakarta Timur, Rabu (18/2/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap riset dan penelitian bisa mengatasi masalah transportasi di Indonesia, selain dari masalah pangan dan energi.

"Dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan. Ada 17.000 pulau di negara kita. Kalau kita datangi semua dari provinsi ke provinsi, pulau ke pulau, maka kita akan melihat betapa sangat besarnya tantangan yang kita hadapi, baik dari sisi transportasi, pangan, maupun energi," ungkap Jokowi saat menghadiri ajang "National Innovation Forum 2015", di Puspiptek Tangerang Selatan, Banten.

Dari sisi transportasi, Jokowi menambahkan, diperlukan riset yang tepat demi menentukan alat transportasi yang paling efisien untuk jalur udara dan laut.

"Oleh sebab itu, (maka) pentingnya riset di bidang itu. Untuk bidang dirgantara (misalnya), sebetulnya pesawat apa yang paling pas untuk transportasi dari provinsi ke provinsi, pulau ke pulau? Apa tipe yang besar, ataukah yang sedang atau kecil?" tuturnya.

Jokowi pun mengatakan, saat ini sudah ada pesawat jenis N 219. Lalu, akan ada lagi N 245, atau R 80, yang dinilai paling pas untuk wilayah-wilayah Indonesia.

Demikian pula untuk sektor kemaritiman, menurut Presiden, juga diperlukan riset khusus untuk mengetahui kapal yang paling sesuai untuk dikembangkan bagi Indonesia.

"Karena sering saya sampaikan, gara-gara masalah transportasi ini harga di setiap provinsi ada sebuah jarak yang sangat hebat. Baik itu masalah yang berkaitan dengan pangan, semen yang harganya beda jauh dari Rp60 ribu sampai Rp70 ribu, di Papua bisa sampai Rp2,5 juta," katanya.

Menurut Jokowi lagi, masalah seperti itu sesungguhnya bisa terselesaikan dengan riset dan penelitian yang baik.

"Oleh karena itu, dirgantara, kemaritiman, menjadi fokus kita ke depan. Selain tentu saja yang berkaitan dengan pangan," katanya.

Acara itu sendiri juga dihadiri mantan Presiden BJ Habibie, Menristekdikti M Nasir, Plt Gubernur Banten Rano Karno, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, serta sejumlah tokoh dan para peneliti. Jokowi juga sempat mendengarkan paparan Habibie soal pesawat R 80 yang diproduksi Regio Aviasi Industri (RAI) dan telah dipesan oleh sejumlah maskapai komersial di Tanah Air. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI