Studi: Yang Kaya Semakin Kaya, Yang Lain Semakin Tak Bahagia

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 17 Februari 2016 | 07:31 WIB
Studi: Yang Kaya Semakin Kaya, Yang Lain Semakin Tak Bahagia
Demonstrasi menentang ketidakadilan dan penumpukkan kekayaan di tangan segelintir orang dalam distribusi kekayaan di Kanada (Shutterstock).

Di dunia sendiri selalu ada dua kelompok yang berdebat tentang hal itu. Kelompok pertama, yang melihat dari spektrum politik, menilai bahwa penumpukan kekayaan bagus bagi masyarakat karena kelompok miskin juga akan bisa mendapat keuntungan dari aktivitas ekonomi kelompok elit.

Tetapi menurut kelompok lain penumpukan kekayaan di kelompok elit justru menciptakan jurang antara kelompok kaya dan miskin, serta memiliki dampak sosial dan ekonomi yang negatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI