Ini Cara Facebook Messenger Penuhi Ambisi Jadi Nomor Satu

Dythia Novianty Suara.Com
Sabtu, 09 Juli 2016 | 10:01 WIB
Ini Cara Facebook Messenger Penuhi Ambisi Jadi Nomor Satu
Tampilan baru Facebook Messenger (Techcrunch)

Suara.com - Facebook Messenger memiliki ambisi ingin menjadi aplikasi pesan nomor satu. Buat mereka yang lebih peduli dengan keamanan, Facebook akhirnya menambahkan opsi bagi pengguna untuk mengenkripsi percakapan mereka di Messenger.

Messenger akan mulai menawarkan fitur enkripsi end-to-end untuk kelompok uji pengguna terbatas. Sebetulnya, fitur ini merupakan pilihan keamanan yang sudah lama datang untuk Facebook.

Meskipun begitu, "percakapan rahasia" ini mulai debut hari ini dan hanya dilihat pengirim dan pembaca. Namun, kotak enkripsi end-to-end keluar dan Facebook memastikan bahwa percakapan mereka tetap pribadi.

Messenger juga telah mengambil beberapa langkah untuk memastikan bahwa obrolan tetap aman, bahkan jika perangkat pengguna akan hilang atau dicuri. Dalam percakapan rahasia, Messenger akan memungkinkan pengguna untuk menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk pesan sehingga tidak akan terlihat dalam percakapan selamanya. Setelah waktu habis, pesan akan lenyap dari semua perangkat.

Modus "percakapan rahasia" hanya akan tersedia di iOS dan Android, tidak di Messenger.com, Facebook chat, atau aplikasi Messenger desktop, setidaknya untuk saat ini. VP Product Messaging Facebook, David Marcus mengatakan kepada TechCrunch, Sabtu (9/7/2016) bahwa penambahan enkripsi end-to-end dimaksudkan untuk membantu Messenger digunakan semua orang yang memiliki aplikasi.

"Kami ingin membuat Messenger messaging platform utama Anda, dan sementara kita saat ini sudah menggunakan faktor keamanan untuk memastikan bahwa pesan Anda aman dan rahasia. Kami merasa bahwa kami selangkah lebih maju dengan modus baru ini," ujar Marcus menjelaskan.

Kombinasi enkripsi end-to-end dan perhitungan mundur pesan benar-benar akan memberdayakan masyarakat untuk memiliki jenis percakapan mereka ingin di Messenger. "Percakapan rahasia" akan membawa keamanan yang lebih kuat untuk hampir 1 miliar pengguna Messenger, selama diaktifkan.

Marcus mengatakan, enkripsi end-to-end harus tetap opsional sehingga pengguna dapat mengakses fitur Messenger populer lainnya, membaca pesan mereka pada beberapa perangkat, dan mengakses cadangan dari obrolan mereka jika mereka kehilangan perangkat mereka.

Facebook juga mencatat bahwa konten seperti GIF, video dan pembayaran tidak dapat berfungsi dalam "percakapan rahasia".

"Kenyataannya adalah Anda mungkin tidak perlu enkripsi end-to-end untuk semua percakapan yang dilakukan. Ini merupakan lapisan tambahan saat Anda ingin melakukan percakapan khusus seperti memberikan nomor Jaminan Sosial, username atau password, memeriksa informasi akun untuk pembayaran, data medis," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

Sisi Kelam Kehadiran Facebook Live

19 Juni 2016 | 14:38 WIB WIB

REKOMENDASI

TERKINI