Taktik Bermain Pokemon Go Tanpa Boros Kuota Internet

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 15 Juli 2016 | 15:02 WIB
Taktik Bermain Pokemon Go Tanpa Boros Kuota Internet
Permainan Pokemon Go. (Reuters)

Suara.com - Pokemon Go ibarat 'hadiah' menyenangkan untuk para penggila game dan provider telepon seluler. Bagi pemain-pemainnya, suka cita datang karena keasyikan berburu pokemon sedangkan bagi provider telepon genggam, kegembiraan muncul berkat penggunaan kuota internet berlipatganda.

CEO T-Mobile John Legere mengonfirmasi 'pesta' kuota internet para provider melalui cuitan di twitter beberapa waktu lalu. "Sejak Jumat (pekan kemarin), jumlah pemain aktif (Pokemon Go) telah bertambah dua kali lipat dan penggunaan kuota internet mereka bertambah empat kali lipat," ujarnya.

Penggunaan GPS secara konstan dapat melacak dan mentransmisikan lokasi pemain yang terus bergerak, memang amat memakan kuota internet. Karena itu, inilah enam tips berhemat kuota internet saat bermain Pokemon Go seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/7/2016).

1. Sering Terhubung ke Wifi Publik

Executive Director of Corporate Communications Verizon Chuck Hamby menyarankan, para pemain Pokemon Go menyetel smartphone mereka agar secara otomatis log in ke jaringan-jaringan wifi publik di sekitar area pencarian. Hal ini agar kuota internet pribadi semakin jarang digunakan saat berburu pokemon.

2. Tutup Aplikasi Lain yang Tak Dipakai

Jangan lupa menutup berbagai aplikasi yang secara terus-menerus menyedot data plan. "Banyak aplikasi, terutama yang menyediakan location services, akan tetap mengirim dan menerima data bahkan saat telepon atau tablet sedang terkunci," ucap Chuck Hamby.

3. Ingat Waktu Saat Bermain

Berdasarkan database Pokemon Go (www.pokemongodb.net), permainan ini bisa menghabiskan data 2-8MB per jam. "Jika Pokemon Go dimainkan lebih dari enam jam per hari, pembelian data plan lanjutan mungkin akan diperlukan," tulis keterangan dalam laman daring Pokemon Go.

4. Matikan Notifikasi

Salah satu 'tersangka' pemakan kuota internet yang sering luput dari perhatian adalah data notifikasi email dan push notification berbagai aplikasi. Di samping itu, update aplikasi otomatis juga membuat kuota internet boros. Masuklah ke menu setting dan matikan semua itu.

5. Berhati-hatilah dengan In-app Purchase

Sama saja bohong, menghemat kuota internet tapi loyal membeli barang-barang virtual di Pokemon Go. Menurut data yang didapatkan Reuters, total dana yang terkumpul dari 'in-app purchase' Pokemon Go di AS mencapai 1,6 juta dollar AS per hari atau sekitar Rp20,9 miliar.

6. Menghukum dengan Membayar

Menyuruh sang pemain membayar sendiri kelebihan kuota internet bukanlah tindakan yang kejam. Inilah cara Shama Diegnan, warga South Orange, New Jersey, AS yang 'kebakaran jenggot' karena 75 persen kuota internet bulanan keluarganya habis oleh sang anak dalam dua hari gara-gara Pokemon Go.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pokemon Go di Inggris Bikin Kepolisian Ketar-ketir

Pokemon Go di Inggris Bikin Kepolisian Ketar-ketir

Tekno | Jum'at, 15 Juli 2016 | 11:34 WIB

Hillary Clinton Berkampanye dengan Pokemon Go

Hillary Clinton Berkampanye dengan Pokemon Go

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 09:22 WIB

Ahok: Pokemon Katanya Paling Banyak di Monas

Ahok: Pokemon Katanya Paling Banyak di Monas

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 19:58 WIB

Bisa Datangkan Malapetaka, Pokemon Go Jadi Perhatian Polisi

Bisa Datangkan Malapetaka, Pokemon Go Jadi Perhatian Polisi

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 15:43 WIB

Mau Tahu Cara Curang Temukan Pokemon?

Mau Tahu Cara Curang Temukan Pokemon?

Tekno | Kamis, 14 Juli 2016 | 13:04 WIB

Terkini

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan

Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:10 WIB

×