Ambisi PesanLab Ulang Sukses Ojek Online di Laboratorium Klinik

Liberty Jemadu | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Jum'at, 09 September 2016 | 18:36 WIB
Ambisi PesanLab Ulang Sukses Ojek Online di Laboratorium Klinik
Dimas Prasetyo, pendiri dan CEO PesanLab di Jakarta, Jumat (9/9) [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].

Suara.com - Di balik GoJek yang menjadi fenomena ada solusi jenius yang ditawarkan untuk mengatasi kemacetan yang melelahkan di kota-kota besar Tanah Air. Jenius dalam kasus GoJek adalah transportasi yang jauh lebih ringkas dan murah - sebuah solusi yang diimpikan oleh sebagian besar penghuni Jakarta dan kota-kota satelitnya dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Formula utama dalam resep keberhasilan GoJek tidak lain adalah pemanfaatan teknologi internet mobil. Kini formula yang sama ramai-ramai digunakan oleh berbagai perusahaan rintisan di Tanah Air, dengan harapan bisa menawarkan solusi jenius di bisnis lain.

Salah satu yang menggantung mimpi pada formula ini adalah PesanLab. Berdiri sejak 2015, PesanLab menawarkan solusi bagi mereka yang ingin melakukan pemeriksaan keseatan di laboratorium klinik. Mirip GoJek, PesanLab memindahkan pemesanan pemeriksaan laboratorium klinik dari cara tradisional ke jalur online.

Singkatnya, dari pada pergi ke laboratorium klinik untuk memesan dan mendaftarkan diri untuk diperiksa, kini para pelanggan bisa memesan dan mendaftarkan diri ke laboratorium yang diinginkan hanya melalui telepon seluler pintar.

"(Prinsipnya) sama, memindahkan proses," kata pendiri dan CEO PesanLab, Dimas Prasetyo ketika ditemui Suara.com di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

"Seperti ojek yang sebenarnya dari dulu ada, tapi orang-orang harus ke pangkalan ojek dengan tenaga, waktu, dengan tarifnya yang seringkali mahal. Kami di sini juga memindahkan pemesanan laboratorium dari cara lama ke cara baru yaitu online," imbuh Dimas.

Potensi Besar

Dimas, yang pernah bekerja sebagai analis di salah satu laboratorium terbesar di Indonesia, mengatakan bahwa potensi bisnis pemeriksaan laboratorium di Indonesia, terutama di kota-kota besar sangat tinggi.

"Demand (permintaan) untuk ini tinggi. Misalnya Prodia. Mereka pangsa pasarnya di Indonesia adalah 10 persen. Tapi (secara volume) mereka itu memeriksa 1 juta orang," beber dia.

Dia yakin potensi ini bisa lebih besar lagi jika pelayanan ditawarkan ke pelanggan melalui media online, mengingat jumlah pengguna internet di kota-kota besar di Indonesia sudah semakin banyak.

Berbekal pengalaman, pemahaman pasar, dan keyakinan pada solusi yang ditawarkan internet ia kemudian mengajak sejumlah rekannya untuk mendirikan PesanLab. Selain itu ia juga mendekati laboratorium-laboratorium besar seperti Prodia, BioTest, PathLab, Kimia Farma, dan sedang dalam penjajakan dengan Pramita.

Tak hanya itu, baru setahun berdiri PesanLab kini telah berhasil mendapatkan investasi dari M-Health Tech, perusahaan penyedia jasa kesehatan yang membawahi HaloDoc.com dan ApotekAntar.

Lantas, apa yang ditawarkan oleh PesanLab?

Melalui PesanLab, masyarakat bisa mengetahui harga-harga pemeriksaan kesehatan di tiap laboratorium yang menjadi partner, memilih laboratorium, jenis pemeriksaan, dan lokasi laboratorium terdekat. Ia menjanjikan tarif di PesanLab tidak lebih mahal dan justru akan menawrkan banyak diskon.

Hasil pemeriksaan laboratorium juga dikirim langsung via e-mail, sehingga pelanggan tak perlu repot-repot mendatangi laboratorium.

Sampai detik ini, PesanLab masih berkosentrasi di area Jabodetabek. Ada tiga segmen pasar yang ingin digarap yaitu pasien dengan rujukan dokter klinik atau dokter praktek, pasien atas permintaan sendiri, atau korporasi.

"Sekitar 50 persen konsumen kami dari permintaan pasien sendiri, 30 persen rujukan dokter, dan 20 persen korporasi. Sebanyak 50 persen juga adalah konsumen yang repeat order karena harus melakukan tes berkala untuk diabetes," kata Dimas yang 25 Oktober nanti baru mau berusia 31 tahun itu.

Akhir bulan ini, PesanLab akan merilis aplikasi untuk Android dan iOS versi beta, juga platform versi beta untuk dokter. Pada akhir tahun 2016, PesanLab berencana meluncurkan platform untuk korporasi.

"Sampai tahun depan kami ingin kembangkan kerja sama dengan 50 klinik dan ingin ada di lima kota besar. Dari sisi konsumen, mungkin kami ingin bisa capai 10 ribu pemeriksaan dan 100 ribu orang bisa teredukasi," tutup Dimas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:30 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:15 WIB

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 18:05 WIB

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 17:27 WIB

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:38 WIB

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:10 WIB

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:40 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:19 WIB

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB