Indonesia Akan Ringankan Tunggakan Pajak Google jadi Rp998 Miliar

Liberty Jemadu, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 25 November 2016 | 11:28 WIB
Indonesia Akan Ringankan Tunggakan Pajak Google jadi Rp998 Miliar
Logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Google hampir mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia untuk membayar tunggakan pajak. Dalam kesepakatan yang diharapkan tercapai beberapa pekan ke depan itu, Indonesia meringankan tunggakan pajak Google menjadi 73 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp998,05 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv, dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Rabu (23/11/2016).

"Anggap ini amnesti pajak bagi Google," tukas dia.

Seperti diketahui, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sejak beberapa waktu lalu merilis kebijakan amnesti pajak untuk mengejar pajak yang dikemplang oleh pengusaha-pengusaha di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur.

Lebih lanjut, perwakilan Google Asia Pasifik telah beberapa kali bolak-balik dari kantor pusat mereka di Singapura ke Jakarta untuk berunding dengan regulator, kata seorang sumber yang mengetahui kasus ini.

Google juga meminta bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, namun ditolak.



Angka di dalam kesepakatan yang nyaris dicapai Google dengan Indonesia sendiri jauh di bawah tunggakan pajak sebenarnya. Pada September, Haniv, kepada Reuters, mengatakan bahwa Google diperkirakan menunggak sekitar 400 juta dollar AS (Rp5,4 triliun) dari pendapatan iklan digital di Indonesia pada 2015.

Pada tahun lalu, perusahaan yang berkantor pusat di Mountain View, California ini diduga hanya membayar 0,1 persen dari total pendapatan dan pajak pertambahan nilai yang semestinya dibayarkan, dengan sebagian besar pemasukan mengalir ke kantor Google Asia Pasifik di Singapura.

Berbagai negara di dunia tengah berusaha mendesak Google membayar pajak yang dikemplang selama bertahun-tahun, di antaranya di Thailand, Australia, dan Inggris.

Analis menilai keberhasilan Indonesia akan membuat negara-negara lain lebih agresif lagi mengejar pajak Google yang tertunggak.

"Saya pikir negara-negara lain dengan populasi signifikan pasti akan berjuang mengejar pajak dari Google," tandas Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo kepada Reuters.

Juru Bicara Google menolak mengomentari kabar ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 06:10 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

×