Xiaomi Mulai Produksi Ratusan Ribu Ponsel 4G per Bulan di Batam

Arsito Hidayatullah, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 11 Februari 2017 | 13:53 WIB
Xiaomi Mulai Produksi Ratusan Ribu Ponsel 4G per Bulan di Batam
Eksekutif Xiaomi bersama Menkominfo, serta pejabat Kemendag dan Kemenperin, Jumat (10/2/2017) di Jakarta. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Xiaomi memulai perakitan ponsel pintar 4G mereka di Indonesia untuk mengikuti regulasi pemerintah, dengan Redmi 4A sebagai model pertama yang diproduksi. Secara bertahap, produsen ponsel pintar asal Cina ini ingin mengembangkan kapasitas produksi mereka hingga setidaknya 300-400 ribu unit per bulan untuk semua model di semester pertama.

Regulasi dari pemerintah mengharuskan ponsel-ponsel pintar 4G yang dijual di Indonesia harus pula dirakit di negeri ini. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal ditingkatkan secara bertahap dari 20 persen untuk produk yang diluncurkan di 2016, menjadi 30 persen bagi seluruh produk keluaran 2017.

Produk Xiaomi pertama buatan Indonesia, Redmi 4A, masih memiliki TKDN minimal 20 persen karena sebenarnya sudah diluncurkan di akhir 2016 lalu.

Senior Vice President Xiaomi, Wang Xiang, dalam seremoni bertajuk "Kami Buatan Indonesia" pada Jumat (10/2/2017) kemarin di Jakarta, mengatakan bahwa lokalisasi produksi ponsel pintar 4G Xiaomi di Tanah Air dilakukan melalui kerjasama dengan tiga partner domestik. Tiga rekan Xiaomi tersebut ialah PT Sat Nusapersada, PT Erajaya Swasembada, serta PT Tata Sarana Mandiri.

Adapun aktivitas perakitan, menurut Xiang, dilakukan di pabrik milik PT Sat Nusapersada yang terletak di Pulau Batam.

Chief Executive Officer (CEO) PT Erajaya Swasembada, Hasan Aula menjelaskan, Erajaya memiliki peran mengimpor komponen-komponen yang masih harus didatangkan dari luar negeri. Erajaya juga bertugas mendistribusikan dan memasarkan ponsel-ponsel pintar Xiaomi ke jaringan penjualan Eraphone milik mereka di seluruh Indonesia.

"PT Tata Sarana Mandiri (membantu) dari segi software. PT Satnusa yang bikin hardware dan merakit di Batam," ucap Hasan, saat ditemui seusai acara.

Direktur Penjualan PT Erajaya Swasembada, Djohan Sutanto menerangkan, untuk saat ini kapasitas produksi yang sudah siap untuk Xiaomi mencapai lebih dari 100 ribu unit dengan menggunakan tiga line produksi. Kapasitas tersebut nantinya tak hanya digunakan untuk Redmi 4A saja, tapi juga model-model ponsel pintar Xiaomi lainnya.

"Kami ingin mengejar (penambahan) kapasitas produksi dulu. Kami ingin kapasitas produksinya menjadi sekitar 300-400 ribu di akhir Maret atau April nanti," kata Djohan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Redmi 4A, Ponsel Xiaomi Pertama yang Dirakit di Indonesia

Redmi 4A, Ponsel Xiaomi Pertama yang Dirakit di Indonesia

Tekno | Jum'at, 10 Februari 2017 | 20:47 WIB

Tiga Ponsel Premium Cina Ini Jadi Saingan Berat Apple dan Samsung

Tiga Ponsel Premium Cina Ini Jadi Saingan Berat Apple dan Samsung

Tekno | Selasa, 31 Januari 2017 | 18:29 WIB

Hugo Barra, Eks Bos Xiaomi, Hijrah Ke Facebook

Hugo Barra, Eks Bos Xiaomi, Hijrah Ke Facebook

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:39 WIB

'Hanya' 50 Detik Xiaomi Mi Note 2 Ludes Terjual

'Hanya' 50 Detik Xiaomi Mi Note 2 Ludes Terjual

Tekno | Rabu, 02 November 2016 | 07:58 WIB

Terkini

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Meski Tak Berhasil Kalahkan Malaysia

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Meski Tak Berhasil Kalahkan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 14:36 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 14:35 WIB

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:34 WIB

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 14:29 WIB

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 14:27 WIB

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

×