-
Peringkat FIFA Timnas Indonesia naik ke posisi 117 dunia berkat kekalahan Sudan dan Togo.
-
Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 di SUGBK walau bermain 10 orang sejak babak pertama.
-
Laga pamungkas melawan Bangladesh pada 1 Oktober 2026 menentukan nasib poin FIFA Garuda.
Suara.com - Timnas Indonesia berhasil naik satu tingkat ke urutan 117 dunia dalam kalkulasi live ranking FIFA per 30 September 2026. Kepastian kenaikan posisi ini diraih meski skuad Garuda hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Malaysia.
Laga bertajuk Derby Serumpun dalam lanjutan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Hasil imbang ini membuat perolehan nilai Indonesia sebenarnya berkurang tipis menjadi 1.160,49 poin.
Kenaikan peringkat Indonesia justru dipicu oleh tren negatif yang didapat para pesaing terdekat di papan tengah dunia. Sudan dan Togo sama-sama menelan kekalahan telak yang menggerus poin mereka dalam jumlah besar.
![Pesepak bola Tim Nasional Indonesia Ole Romeny (tengah) terjatuh usai berebut bola dengan dibayangi pesepak bola Tim Nasional Malaysia Quentin Cheng (kanan) dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/kye]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/29/49771-fifa-asean-cup-2026-timnas-indonesia-vs-malaysia-john-herdman.jpg)
Sudan terlempar ke urutan 118 dunia dengan 1.156,74 poin setelah ditumbangkan Mozambik 1-4 pada Kualifikasi Piala Afrika 2027. Di saat bersamaan, Togo melorot ke peringkat 120 dunia usai takluk 0-2 dari Zambia.
Kondisi tersebut membuat Merah Putih sukses melewati Sudan dan Togo sekaligus untuk menempel ketat Tanzania di posisi 116 dunia. Sementara itu, deretan tim di bawah Indonesia kini dihuni Sudan, Rwanda, Togo, dan Korea Utara.
Bertanding di depan pendukung sendiri pada Senin, 28 September 2026, perjuangan anak asuh Garuda tergolong ekstra berat. Lini tengah Indonesia harus kehilangan Thom Haye yang diganjar kartu merah langsung pada menit ke-37.
Gempuran bertubi-tubi dari tim tamu mampu dibendung berkat aksi cekatan Maarten Paes dan kedisiplinan barisan pertahanan. Kedudukan kacamata 0-0 pun bertahan hingga laga usai.
Di level regional Asia Tenggara, peta kekuatan peringkat FIFA tidak mengalami pergeseran posisi yang membongkar hierarki utama. Thailand makin kukuh di puncak ASEAN setelah menundukkan Vietnam dua gol tanpa balas.
Kemenangan itu memberikan tambahan 4,87 poin yang membawa Thailand melesat naik dua tingkat ke posisi 92 dunia. Sebaliknya, Vietnam yang kehilangan nilai dalam jumlah sama tetap tertahan di urutan 99 dunia.
Indonesia mantap mengamankan predikat sebagai tim terbaik ketiga di kawasan ASEAN di bawah Thailand dan Vietnam. Di papan bawah regional, Filipina dan Malaysia membuntut di urutan 136 dan 137 dunia.
Ujian berikutnya bagi Timnas Indonesia adalah melakoni partai pamungkas fase grup melawan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026. Laga yang kick-off pukul 19.30 WIB ini menjadi penentu langkah menuju babak final.
Hasil pertandingan tersebut memegang peran krusial terhadap kalkulasi perolehan poin FIFA Indonesia. Poin Garuda bakal melonjak jika menang, namun berisiko tergerus bila kembali memetik hasil seri atau kalah.
Pergerakan posisi di tangga peringkat ini masih bersifat live ranking dan berpotensi terus berubah secara dinamis. FIFA baru akan merilis daftar peringkat resmi edisi terbaru pada 7 Oktober 2026.
Sebagai informasi latar belakang, persaingan di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi panggung penting bagi negara-negara Asia Tenggara dalam mengumpulkan poin internasional resmi kategori A. Indonesia sebelumnya menargetkan poin maksimal di laga kandang guna menembus posisi 115 besar dunia sebelum penutupan tahun.