Manusia Dikalahkan Kecerdasan Buatan dalam Permainan Pac-Man

Dythia Novianty

Jum'at, 16 Juni 2017 | 17:29 WIB
Manusia Dikalahkan Kecerdasan Buatan dalam Permainan Pac-Man
Permainan video game Pac-Man. [Shutterstock]

Suara.com - Akhirnya, skor sempurna untuk permainan klasik arcade Ms Pac-Man telah tercapai, meski bukan oleh manusia. Maluuba, tim pembelajaran mendalam yang diakuisisi oleh Microsoft pada bulan Januari, telah menciptakan sebuah sistem AI.

Sistem AI (Artificial Intellegence) ini belajar bagaimana mencapai nilai titik maksimum game 999.900 pada Atari 2600. Sistem tersebut menggunakan kombinasi unik dari pembelajaran penguatan dengan metode membagi dan mengalikan.

Periset AI memiliki kecenderungan yang terdokumentasi untuk menggunakan video game dalam menguji pembelajaran mesin. Mereka memiliki kemampuan lebih baik dalam meniru kekacauan dunia nyata dalam lingkungan yang terkendali versus permainan statis seperti catur.

Pada tahun 2015, AI DeepMind dari Google dapat mempelajari bagaimana menguasai 49 game Atari dengan menggunakan pembelajaran penguatan, yang memberikan umpan balik positif atau negatif setiap kali AI mencoba memecahkan masalah.

Meskipun AI telah menaklukkan banyak permainan retro, Pac-Man tetap sulit dipahami selama bertahun-tahun. Permainan ini sulit diprediksi.

Ternyata itu menjadi sesuatu yang terus diuji manusia. Banyak yang mencoba meraih nilai tertinggi dan hanya mendekati 266.330 versi Atari 2600.

Jumlah 999.900 sulit dicapai dan sejauh ini hanya bisa dicapai oleh manusia dengan cara yang curang.

Maluuba menggunakan AI untuk mengalahkan permainan dengan memecahnya menjadi pekerjaan yang harusnya ditugaskan ke lebih dari 150 agen. Tim kemudian mengajarkan AI menggunakan apa yang mereka sebut Hybrid Reward Architecture, kombinasi pembelajaran penguatan dengan metode membagi dan mengalikan.

"Ada interaksi yang bagus ini. Antara apa yang harus mereka lakukan, dan di satu sisi, bekerja sama berdasarkan preferensi semua agen, tapi pada saat bersamaan setiap agen hanya memperhatikan satu masalah saja. Ini menguntungkan keseluruhannya," kata Harm Van Seijen, seorang peneliti dengan Maluuba.

baca juga

Maluuba mengatakan bahwa versi Hybrid Reward Architecture of AI learning ini memiliki aplikasi praktis dan ekspansif, seperti mampu membantu memprediksi prospek penjualan perusahaan, atau membuat kemajuan dalam pemrosesan bahasa alami. Tonton Microsoft menjelaskan metodenya di atas. [The Verge]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecerdasan Buatan Google, AlphaGo Diputuskan Pensiun

Kecerdasan Buatan Google, AlphaGo Diputuskan Pensiun

Tekno | Minggu, 28 Mei 2017 | 07:45 WIB

Kecerdasan Buatan AlphaGo Taklukkan Juara Dunia asal Cina

Kecerdasan Buatan AlphaGo Taklukkan Juara Dunia asal Cina

Tekno | Rabu, 24 Mei 2017 | 08:07 WIB

Jenuh Bekerja, Main Saja Pac Man di Google Maps

Jenuh Bekerja, Main Saja Pac Man di Google Maps

Tekno | Rabu, 01 April 2015 | 10:15 WIB

Terkini

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan

Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×