Kecerdasan Buatan AlphaGo Taklukkan Juara Dunia asal Cina

Liberty Jemadu

Rabu, 24 Mei 2017 | 08:07 WIB
Kecerdasan Buatan AlphaGo Taklukkan Juara Dunia asal Cina
Juara Go asal Cina, Ke Jie, bertarung melawan program kecerdasan buatan Google, AlphaGo dalam pertandingan Go yang digelar di Wuzhen, Cina pada 23 Mei (AFP).

Suara.com - AlphaGo, sistem kecerdasan buatan Google, kembali membuktikan kedigdayaannya dalam permainan Go, salah satu permainan tradisional paling rumit di dunia, saat bertanding melawan juara dunia asal Cina, Ke Jie.

AlphaGo memenangkan laga pertama melawan pemuda 19 tahun itu dalam pertarungan yang digelar di kota Wuzhen, Cina, pekan ini. Keduanya masih akan bertarung dua kali lagi untuk menentukan juara dalam kontes itu.

Sebelumnya AlphaGo telah mengalahkan juara dunia asal Korea Selatan, Lee Sedol pada awal 2016 lalu. Sedol kalah dari otak komputer Google itu dengan skor 4-1.

Jie sendiri usai pertandingan itu terlihat sangat kebingungan dan mengakui bahwa AlphaGo terlalu kuat untuk manusia. Ia menjuluki AlphaGo sebagai "Dewa Go".

"Saya rasa permainannya semakin menjadi-jadi, layaknya 'Dewa Go'. Sungguh, ia sangat brilian," kata Jie seperti dikutip The Guardian.

Jie dan AlphaGo akan kembali bertarung pada 25 dan 27 Mei mendatang.

Kedigdayaan AlphaGo oleh para developer disebut sebagai sebuah tonggak teknologi kecerdasan buatan generasi terbaru, karena menjadi bukti bahwa kecerdasan buatan tak hanya bisa digunakan pada ponsel pintar atau mobil, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu manusia mencari solusi bagi masalah-masalah rumit di bidang sains, teknis, dan medis.

Sebelumnya memang ada beberapa program komputer yang berhasil mengalahkan manusia dalam kontes adu kecerdasan. Salah satu yang paling termasyur adalah kemenangan Deep Blue besutan IBM saat bertanding catur melawan grandmaster Garry Kasparov pada 1997.

Tetapi permainan Go, menurut para ahli, jauh lebih rumit dari catur.

Permainan strategi, yang diperkirakan muncul di Cina sekitar 2.500 tahun lalu itu, punya aturan sederhana tetapi memiliki konfigurasi yang lebih banyak ketimbang atom-atom dalam alam semesta.

"Ini mungkin permainan yang paling rumit yang pernah diciptakan oleh manusia," kata Demis Hassabis, pakar ilmu komputer dari Google DeepMind, laboratorium yang mengembangkan AlphaGo ketika diwawancarai AFP tahun lalu.

AlphaGo sendiri dirancang untuk bisa beroperasi berdasarkan "intuisi dan perasaan", menggunakan pendekatan yang disebut "deep learning" - jaringan yang memiliki jutaan koneksi mirip syaraf pada otak manusia.

Dalam jaringan ini analisis dan hitungan dilakukan pada beberapa lapis hierarki yang tersusun secara terorganisasi. Data akan dianalisis dari lapisan paling rendah hingga paling tinggi.

Ada dua perangkat jaringan dalam AlphaGo. Pertama adalah jaringan nilai (value network), yang bertugas melihat posisi bidak pada papan Go dan memutuskan siapa yang akan menang dan mengapa ia menang. Kedua adalah jaringan kebijakan (policy network), yang memutuskan langkah apa yang akan diambil.

Dalam proses pengembangannya AlphaGo terus dilatih dengan bermain menghadapi program-program komputer Go lainnya. Ia memenangkan 499 dari 500 laga yang digelar.

AlphaGo mulai menarik perhatian dunia ketika ia mengalahkan Fan Hui, juara Go Eropa pada 2015 lalu. Ia menang dengan skor 5-0. Kemenangan AlphaGo atas Hui diulas dalam jurnal Nature edisi 27 Januari 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

Banyak Kritik, Google Matikan Gemini AI untuk Akun Pelajar SD Sampai SMA

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:05 WIB

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Local Media Summit 2026 Dimulai, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Era AI

Local Media Summit 2026 Dimulai, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Era AI

Foto | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Terkini

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Malang | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

×