Ternyata Ini Alasan Banyak Hoax di Indonesia

Ardi Mandiri

Rabu, 26 Juli 2017 | 06:21 WIB
Ternyata Ini Alasan Banyak Hoax di Indonesia
Foto dan info hoax fitnah Paspampres

Suara.com - Informasi palsu atau hoax marak di kalangan mahasiswa karena tak tuntas baca informasi yang diterima lalu disebarluaskan melalui aplikasi pesan singkat, demikian hasil survei yang dilakukan Universitas Bakrie Jakarta.

Survei dilakukan terhadap 300 mahasiswa-mahasiswi di 30 kampus swasta dan negeri di Jakarta secara tatap muka dan mendapati temuan yang dapat menjadi indikasi tentang perilaku konsumsi media generasi Z, generasi yang lahir setelah tahun 1995.

Dari survei yang dilakukan pada 6-13 Juni didapati 81 persen mahasiswa-mahasiswi yang disurvei aktif menggunakan aplikasi pesan singkat, 72 persen diantaranya selalu mengecek aplikasi pesan singkatnya dan 61 persen diantaranya menerima informasi melalui aplikasi tersebut.

"Didapati lebih dari separuh diantaranya kadang membagi informasi yang mereka peroleh tersebut dan mayoritas mahasiswa-mahasiswi tersebut mengaku menggunakan aplikasi pesan singkat Line, sebagian kecil WhatsApp dan aplikasi lain," ujar pengajar Universitas Bakrie, Algooth Putranto, di Jakarta, Selasa.

Hampir separuh dari jumlah mahasiswa-mahasiswi di Jakarta rupanya tidak tuntas membaca berita dan hampir 30 persen diantaranya berbagi informasi dengan alasan sebagai bagian dari pergaulan atau bahkan tidak memiliki alasan ketika membagikan informasi tersebut melalui aplikasi pesan singkat.

Menariknya sekitar 77 persen dari mahasiswa-mahasiswi yang ditemui menyadari menyebar hoax dapat dipidana dan 68 persen menyadari kredibilitas sumber berita sangat penting namun hanya 54 persen diantara mereka yang kadang memverifikasi sumber berita yang diterima.

Dalam survei yang menggunakan metode purposive sampling tersebut didapati temuan yang memperkuat sejumlah survei terdahulu yaitu tingginya durasi konsumsi sosial media sekaligus menjadikannya sumber informasi.

Dimana generasi Z menempatkan sosial media sebagai sumber informasi paling utama. Baik dalam hal durasi konsumsi maupun sumber informasi. Sementara media elektronik seperti TV dan radio menempati peringkat selanjutnya.

Namun yang mengejutkan dari temuan pilihan konsumsi media, portal berita sebagai media baru yang mudah diakses melalui telepon pintar ternyata ada di bawah peringkat radio. Sedangkan media pilihan terakhir mahasiswa generasi Z adalah media cetak.

"Meski demikian, portal berita dalam hal sumber informasi masih berada di atas radio. Tapi itu tipis saja. Bahkan dalam hal durasi konsumsi radio dan portal berita berada dalam konsumsi seimbang yaitu satu jam," tutur pengajar ilmu komunikasi itu.

Dari survei ini, lanjutnya, kenyataan pahit dialami media cetak baik itu koran, majalah dan tabloid yang selalu berada di peringkat terbawah dalam hal jenis media yang dikonsumsi maupun sebagai sumber informasi.

"Sebagai generasi milenial, mahasiswa-mahasiswi Jakarta meletakkan media cetak sebagai pilihan informasi paling akhir. Ini dapat menjadi indikasi kemajuan teknologi tidak membuat tingkat literasi media tradisional yaitu media cetak meningkat," jelas dia.

Salah satu alasan tingginya tingkat konsumsi generasi Z terhadap sosial media adalah kemampuan mengintegrasikan teks, gambar dan audio-video. Sosial media Instagram menjadi pilihan utama generasi Z, disusul oleh sebagian kecil pengguna Facebook dan Twitter.

Menariknya jenis informasi favorit mahasiswa generasi Z yang dikonsumsi dari sosial media identik dengan informasi yang disajikan oleh media televisi dan majalah yaitu politik bagi mahasiswa dan lifestyle bagi mahasiswi.

Sementara informasi politik menjadi hal yang paling dicari oleh mahasiswa dan mahasiswi dari portal berita dan surat kabar. Sedangkan tabloid menjadi rujukan lifestyle bagi mahasiswa dan mahasiswi. Khusus radio, informasi favorit mahasiswa-mahasiswi relatif merata namun harus disampaikan secara talkshow.

Meski demikian, Algooth mengingatkan survei yang dilakukan mahasiswa kelas etika dan hukum media Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie tidak boleh dijadikan sebagai patokan perilaku konsumsi media seluruh mahasiswa di Jakarta.

Pangkalnya metode survei yang dilakukan sebatas ditujukan mencari indikasi awal perilaku konsumsi media mahasiswa di Jakarta karena dilakukan di 30 kampus yang tersebar di lima wilayah DKI. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hebohkan Indonesia, Benarkah Perempuan Ini Presiden Kroasia?

Hebohkan Indonesia, Benarkah Perempuan Ini Presiden Kroasia?

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 10:09 WIB

Berita Bocah Diculik dan Dikembalikan Pakai Peti Es Ternyata Hoax

Berita Bocah Diculik dan Dikembalikan Pakai Peti Es Ternyata Hoax

News | Kamis, 20 Juli 2017 | 16:37 WIB

Otak Pemalsuan Surat Jokowi Spesialis Penipuan Lintas Negara

Otak Pemalsuan Surat Jokowi Spesialis Penipuan Lintas Negara

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 21:24 WIB

Ini Sebabnya Hoax Bisa Viral di Internet

Ini Sebabnya Hoax Bisa Viral di Internet

Tekno | Kamis, 29 Juni 2017 | 19:29 WIB

"Awas Hoax", Kegelisahan Tony Q Rastafara atas Kondisi Bangsa

"Awas Hoax", Kegelisahan Tony Q Rastafara atas Kondisi Bangsa

Entertainment | Rabu, 21 Juni 2017 | 09:41 WIB

Manajer Bantah Jupe Meninggal Dunia

Manajer Bantah Jupe Meninggal Dunia

Entertainment | Sabtu, 10 Juni 2017 | 02:16 WIB

Jokowi: Hentikan Semua Penyebaran Hoax dan Hasutan

Jokowi: Hentikan Semua Penyebaran Hoax dan Hasutan

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 17:20 WIB

Fatwa MUI Soal Medsos, Wiranto: Hoax Bikin Hidup Warga Terganggu

Fatwa MUI Soal Medsos, Wiranto: Hoax Bikin Hidup Warga Terganggu

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 15:46 WIB

AJI Malang Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Informasi yang Benar

AJI Malang Ajak Masyarakat Cerdas Memilih Informasi yang Benar

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 13:11 WIB

Terkini

Manuver Bisnis BYAN Setelah Haji Isam Masuk

Manuver Bisnis BYAN Setelah Haji Isam Masuk

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Karhutla Membara, Komunikasi Krisis Para Gubernur Dipertanyakan

Karhutla Membara, Komunikasi Krisis Para Gubernur Dipertanyakan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Syarat dan Batas Waktu Diskon Denda Pajak hingga 100 Persen

Syarat dan Batas Waktu Diskon Denda Pajak hingga 100 Persen

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:09 WIB

5 Manfaat Viva Retinol Serum, Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

5 Manfaat Viva Retinol Serum, Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:00 WIB

103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?

Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Rupiah Masuk Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Rupiah Masuk Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:51 WIB

13 Oktober Hari Apa? Ini Sederet Peringatan Penting, Termasuk No Bra Day

13 Oktober Hari Apa? Ini Sederet Peringatan Penting, Termasuk No Bra Day

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:47 WIB

×