Tingginya Hormon Lelaki Bisa Sebabkan "Crash" di Pasar Saham?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 03:14 WIB
Tingginya Hormon Lelaki Bisa Sebabkan "Crash" di Pasar Saham?
Ilustrasi suasana di pasar saham. (Shutterstock)

Suara.com - Katanya tingkat testosteron yang tinggi dapat menyebabkan pedagang pasar saham melebih-lebihkan nilai saham di masa depan dan mengubah perilaku perdagangan yang menyebabkan harga melambung berbahaya bahkan crash.

Di Amerika Serikat, mayoritas pedagang pasar saham profesional adalah laki-laki muda dan bukti baru menunjukkan bahwa biologi sangat mempengaruhi perilaku perdagangan mereka.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Management Science, hal ini bisa menjadi kontributor signifikan fluktuasi di pasar saham.

"Penelitian ini menyarankan perlunya mempertimbangkan pengaruh hormonal dalam pengambilan keputusan dalam pengaturan profesional, karena faktor biologis dapat memperburuk risiko ekonomi kapital," kata Amos Nadler dari Ivey Business School di Western University, Kanada.

"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa testosteron mengubah cara otak menghitung nilai dan hasil di pasar saham dan karena itu, pengaruh neurologis testosteron akan menyebabkan pedagang membuat keputusan yang tidak optimal kecuali sebuah sistem (dibuat) mencegahnya terjadi," kata Nadler.

Penelitian ini melibatkan 140 laki-laki muda yang masing-masing menerima gel topikal mengandung testosteron atau plasebo. Kemudian 140 laki-laki tersebut berpartisipasi dalam pasar aset eksperimental di mana mereka dapat mengajukan penawaran dan permintaan harga, serta membeli dan menjual aset keuangan untuk kemudian mendapatkan uang sungguhan

Para periset termasuk Peiran Jiao dari Universitas Oxford di Inggris, menemukan bahwa di antara kelompok yang menerima testosteron, relatif menggelembungkan harga lebih besar dan mispricing biasanya berlangsung lebih lama dibanding mereka yang menerima plasebo.

Peneliti menemukan bahwa dinamika pasar berubah dan mencerminkan peningkatan penawaran dan volume penjualan. Selain itu, persepsi terhadap nilai saham juga berubah terus ditampilkan sepanjang penelitian dilakukan.

Sementara pedagang yang menerima plasebo menunjukkan perilaku "membeli rendah untuk menjual tinggi", mereka yang telah menerima testosteron berpegang pada "beli tinggi untuk menjual lebih tinggi".

"Berdasarkan temuan kami, pedagang profesional, penasihat investasi, dan hedge fund harus membatasi risiko yang diambil oleh pedagang lelaki muda," kata Nadler dilansir Zeenews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mr P Jadi Lembek, Mungkin Ini Penyebabnya

Mr P Jadi Lembek, Mungkin Ini Penyebabnya

Lifestyle | Senin, 09 Oktober 2017 | 21:35 WIB

Istri Hamil, Ini Perubahan yang Dialami Suami

Istri Hamil, Ini Perubahan yang Dialami Suami

Lifestyle | Selasa, 24 November 2015 | 18:02 WIB

Ini Dia Waktu Tepat Untuk Bercinta

Ini Dia Waktu Tepat Untuk Bercinta

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 07:35 WIB

Terkini

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:51 WIB

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:50 WIB

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:46 WIB

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:35 WIB

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×