India-ASEAN Kompak Kembangkan Ekosistem Digital Lewat ICT 2017

Dythia Novianty

Rabu, 06 Desember 2017 | 14:49 WIB
India-ASEAN Kompak Kembangkan Ekosistem Digital Lewat ICT 2017
Pembukaan India-ASEAN ICT Expo 2017 di Jakarta, Rabu (6/12/2017). [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Menjelang penutup tahun 2017, India menggandeng negara-negara ASEAN bersama-sama berdiskusi dan bertukar pikiran seputar perkembangan ekosistem digital.

Ajang India-ASEAN ICT Expo 2017 ini memperlihatkan masing-masing kelebihan dan apa yang menjadi masalah dari masing-masing negara. Seperti India yang mengklaim akan menjadi broadband 'ramah' terbesar dunia.

"Bermodalkan semua yang ada, India semakin kencang mewujudkan komitmennya dalam memasuki era digital," ujar CO-Chairman TEPC, CEO & MD. Tejas Network dalam sambutannya di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Tidak hanya India, perwakilan dari Laos oleh Deputy Director General of Institute of Information and Communication Technology, Thiengtham Keopasith turut menyampaikan perkembangan ekosistem digital di negaranya.

"Perkembangan ICT dan teknologi relatif tumbuh pesat. Namun, sayang brlum didukung penuh dengan aturan, regulasi dan kondisi politik," katanya.

Tidak hanya itu, dia mengakui, tantangan ekosistem digital di Laos memiliki tantangan kecilnya ukuran pasar ICT, tingginya biaya investasi di bidang ICT. Sehingga membutuhkan jaringan Mobile bradband Network ke area-area terpencil.

Paparan kondisi teknologi juga disampaikan perwakilan dari Vietnam, oleh National Institute of Information and Communication Strategy Ministry Information and Communication of Vietnam, Assoc Prof Tran Minh Tuan

"Pendapatan di sektor ICT naik namun tidak sebanding pendapatan. Kualitas servis mobile broadband dan internet masih terkendala dengan kecepatan," ujarnya.

Meskipun begitu, dia mengungkapkan bahwa populasi anak mudanya jadi andalan Vietnam untuk mengisi tenaga ahli di bidang ICT.

baca juga

Sayang, dalam pemaparan tersebut tidak ada perwakilan dari Indonesia yang menyampaikan peluang apa saja yang ada di Indonesia, beserta tantangannya.

Konferensi teknologi akbar di akhir tahun ini mendapat dukungan dari Departemen Perdagangan, Departemen Perhubungan, Pemerintah India, dan NASSCOM.

Pada KTT ASEAN-India ke-13 bulan November 2015, Perdana Menteri Narendra Modi telah melakukan Line of Credit sebesar 1 miliar dolar AS untuk mempromosikan proyek-proyek yang mendukung konektivitas fisik dan digital antara India dan ASEAN. Menurutnya, kedua belah pihak memiliki keterampilan saling melengkapi, pasar yang sangat besar dan kapasitas untuk mengembangkan teknologi dan produk baru untuk melayani masyarakat.

Perdagangan bilateral India-Indonesia mencapai 24,10 miliar dolar AS atau sekitar Rp326 triliun pada 2015-2016.

Ajang ini juga akan menjadi platform untuk konvergensi teknologi dan pertukaran bisnis antara kedua kawasan. Fokus dari event ini adalah IT dan telekomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Depan, Intel Fokus Garap Inovasi Lokal ICT

Tahun Depan, Intel Fokus Garap Inovasi Lokal ICT

Tekno | Selasa, 16 Desember 2014 | 14:03 WIB

Terkini

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:09 WIB

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:05 WIB

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 19:03 WIB

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Dari Ngajar Jadi Tukang Endus: Ironi di Balik MBG

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

Mobilisator Aksi Pelajar di Bekasi Ditangkap: Rencanakan Bakar Kantor Polisi Pakai Bom Molotov!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:58 WIB

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Tunda Beli Vario 125: Ini 5 Motor Termewah yang Bisa Dibeli Seharga 25 Juta

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:56 WIB

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

Gede Pasek Curiga Skenario Suksesi di Balik Polemik Ijazah Gibran, Soroti Sikap 'Pasif' Kubu Prabowo

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:54 WIB

Eks Anak Asuh Enzo Maresca Terkejut Jika Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2030

Eks Anak Asuh Enzo Maresca Terkejut Jika Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2030

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB

HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh

HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB

×