Array

Penguin Purba Rupanya Bertubuh Raksasa, Saingi Manusia

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 14 Desember 2017 | 20:27 WIB
Penguin Purba Rupanya Bertubuh Raksasa, Saingi Manusia
Ilustrasi penguin Adelie. (Shutterstock)

Suara.com - Penguin dikenal sebagai burung laut yang lucu dan menggemaskan. Tetapi sebuah penelitian di Selandia Baru menunjukkan bahwa di zaman purba, penguin rupanya memiliki tubuh raksasa, seukuran tubuh manusia dewasa modern.

Fakta ini terkuak setelah para ilmuwan menemukan fosil penguin purba di Selandia Baru. Dari analisis terhadap fosil-fosil itu diketahui bahwa burung purba yang pandai menyelam itu panjangnya 1,77 meter dan berbobot sekitar 101 kilogram.

Adapun Penguin Emperor, penguin tertinggi di dunia saat ini, hanya bisa mencapai tinggi 1,2 meter.

Fosil penguin itu ditemukan pada sebuah batu sedimen di Pantai Hampden, Otago, Selandia Baru, yang berusia sekitar 55 juta sampai 60 juta tahun.

Penguin berevolusi dari burung yang mampu terbang menjadi burung yang lebih banyak hidup di darat dan laut sekitar puluhan juta tahun silam. Para ilmuwan yakin bahwa ketika menjadi mahluk darat, beberapa spesies penguin bertumbuh menjadi binatang raksasa.

Adapun fosil penguin itu pertama kali ditemukan sekitar 10 tahun lalu. Tetapi batu tempatnya menempel sangat keras, sehingga para ilmuwan baru bisa menelitinya saat ini.

Selain tubuhnya yang besar, para ilmuwan menduga bahwa alih-alih memiliki bulu berwarna hitam putih seperti saat ini, penguin purba berwarna cokelat dan memiliki paruh yang lebih panjang.

"Ia lebih ramping dan penampilannya tidak imut," kata Gerald Mayr dari Senckenberg Research Insitute and Natural History Museum, sebuah lembaga penelitian asal Frankfurt, Jerman.

"Ia adalah salah satu penguin tertinggi yang pernah ditemukan," imbuh Mayr.

Menurut para ilmuwan fosil itu adalah jenis baru dan mereka menamainya Kumimanu biceae. Nama itu diambil dari kata bahasa Maori, "kumi" yang berarti monster dan "manu" yang artinya burung. Sementara "bicae" diambil dari nama Beatrice Tennyson, ibu Alan Tennyson, ilmuwa senior dalam tim penelitian tersebut.

Studi atas fosil penguin purba ini sendiri, demikian diulas The Guardian, diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.

Penguin raksasa diperkirakan punah sekitar 20 juta tahun lalu, ketika mamalia laut seperti paus dan anjing laut mulai menguasai lautan. Penyebab kepunahan ini belum diketahui, tetapi para ilmuwan menduga bahwa penguin purba kalah bersaing dalam memperebutkan makanan dengan mamalia laut atau bahkan menjadi mangsa dari predator-predator baru.

Spesies penguin raksasa lain pernah ditemukan di Antartika pada 2014. Dari penelitian diketahui bahwa "colossus penguin" atau Palaeeudyptes klekowskii itu berukuran lebih besar, dengan tinggi mencapai 2 meter dan beratnya 115kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI