Penerbangan ke Mars Sebaiknya Ditunda!

RR Ukirsari Manggalani, Aditya Gema Pratomo

Selasa, 19 Juni 2018 | 14:15 WIB
Penerbangan ke Mars Sebaiknya Ditunda!
Ilustrasi, astronot dalam misi pendaratan di Bulan [Shutterstock].

Suara.com - Telah lama umat manusia berusaha menggapai mimpi  menjejakkan kaki ke salah satu planet tetangga Bumi, yaitu Mars. Buktinya, paling tidak kentara dari tiga organisasi yang berlomba-lomba ingin menjadi nomor satu dalam membawa manusia ke sana.

Mereka adalah badan antariksa Amerika Serikat atau NASA, dengan Space Launch System. Kemudian SpaceX dengan roket Big Falcon. Serta Blue Origin yang mengandalkan roket New Glenn. 

Toh bagi Chris Hadfield, seorang mantan astronot, ketiga roket andalan tiga badan aeronautika ini belum bisa membawa manusia ke Mars. 

"Dari sudut pandang pribadi, saya pikir ketiga roket yang digunakan tidak bisa membawa  manusia ke Mars. Bukan begitu cara terbaik mengirim orang ke Mars karena perjalanannya sendiri memakan waktu lama dan berbahaya," tuturnya kepada Business Insider.

Keraguan Hadfield berlandaskan fakta bahwa ketiga roket itu masih menggunakan teknologi lama, dengan bahan bakar yang sama.

Space Launch System milik NASA menggunakan kombinasi hidrogen cair dan bahan bakar kimia padat. Sedang Blue Origini menggunakan hidrogen cair, dan SpaceX memakai metana cair.

Selain butuh roket yang lebih mutakhir, Hadfield menyatakan bahwa masalah keamanan juga harus disorot. Menurutnya, dengan sistem keamanan roket sekarang, membawa manusia ke Mars sama artinya dengan bunuh diri.

“Sebagian besar manusia yang dikirim dalam misi itu tidak akan berhasil. Mereka bisa meninggal karena teknologinya tergolong cukup primitif," tandas astronot berkebangsaan Kanada itu.

Sebaiknya, imbuh Hadfield, perjalanan membawa manusia ke Mars sebaiknya ditunda sebelum teknologi roket benar-benar aman.

baca juga

"Mengapa kita tidak mengirim robot untuk beberapa waktu sampai kita belajar lebih banyak soal Mars? Saya pikir kita perlu melakukan serangkaian perbaikan teknologi sebelum kita menyeberangi "lautan" yang ada di antara Bumi dan Mars,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebaran Usai, Yuk Olahraga Dibantu Aplikasi Ini

Lebaran Usai, Yuk Olahraga Dibantu Aplikasi Ini

Tekno | Selasa, 19 Juni 2018 | 09:15 WIB

Lagi Dekati Bumi, Mars Lebih Cemerlang di Langit Malam

Lagi Dekati Bumi, Mars Lebih Cemerlang di Langit Malam

Tekno | Senin, 18 Juni 2018 | 17:56 WIB

Dilarang Istri Nonton Piala Dunia 2018, Inilah Ide Cerdas

Dilarang Istri Nonton Piala Dunia 2018, Inilah Ide Cerdas

Tekno | Senin, 18 Juni 2018 | 17:00 WIB

Terkini

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:13 WIB

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

5.167 Keluarga Penerima Bansos di Palu Terindikasi Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 13:12 WIB

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Tall Poppy Syndrome: Ketika Orang Berhasil Justru Dicari Kekurangannya

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

9 Rekomendasi Day Cream Pemudar Bekas Jerawat dan Noda Hitam

9 Rekomendasi Day Cream Pemudar Bekas Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?

Label Expired untuk Perempuan: Mengapa Bertambah Usia Dianggap Kerugian?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:10 WIB

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:08 WIB

7 Night Cream Retinol agar Wajah Tampak Kencang dan Garis Halus Tersamarkan

7 Night Cream Retinol agar Wajah Tampak Kencang dan Garis Halus Tersamarkan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 13:06 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Libatkan Bupati dan Wali Kota

Ahmad Luthfi Minta Pembenahan PRPP Jadi Prioritas, Libatkan Bupati dan Wali Kota

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 13:05 WIB

Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih

Bahaya Penggunaan Prompt, Pendinginan Server Menyebabkan Krisis Air Bersih

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 13:00 WIB

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Kena Reshuffle: Bangun Bangsa Harga Mati

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:59 WIB

×