Bukti Ilmiah Gelombang Panas : Pisang Bisa Tumbuh di London

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 06 Agustus 2018 | 16:30 WIB
Bukti Ilmiah Gelombang Panas : Pisang Bisa Tumbuh di London
Ilustrasi pohon pisang [Antara Foto].

Suara.com - Millie Smith, seorang nenek asal Edmonton, bagian utara London, berusia 82 tahun tak bisa menyembunyikan rasa girangnya, saat pohon pisang di tamannya tumbuh dan mulai berbuah.

Bagi masyarakat Indonesia, tanaman buah ini terbilang subur. Tanpa dibudidayakan saja bisa tumbuh di berbagai lokasi. Namun bagi sebuah negeri empat musim, hal itu adalah sebuah "prestasi".

Sekaligus bukti, bahwa telah terjadi modifikasi cuaca alami, yang menyebabkan tanaman dari negara-negara tropis mampu hidup di Britania Raya. Meskipun bersifat non-permanen.

Sang nenek ceria ini, Eyang Smith, menyatakan terus-terang bahwa ia bukanlah pakar berkebun, namun iseng memelihara tanaman buah dengan harapan suatu saat bakal ada yang berhasil. Termasuk pohon pisang. Bibitnya sudah dirawat di taman belakang rumah sejak tujuh tahun silam! Namun tentu saja tak kunjung berbuah.

Bibit pohon pisang ini diberikan kenalannya pada 2011 dan sebanyak sembilan anakan pohon menampakkan pertumbuhan. Setiap musim gugur tiba, dengan telaten Eyang Smith menudungi tanaman-tanaman pisangnya dengan semacam kantong plastik hitam supaya tidak beku. Lantas di musim semi kantong dibuang, begitu seterusnya kurun bertahun-tahun.

Sementara gelombang panas atau heatwave saat ini terus bertiup di negeri Ratu Elizabeth II. Aliran udara hangat mengalir dari Portugal dan Spanyol, demikian dilansir media Metro dari Britania Raya. Temperatur pun  bertahan pada kisaran 34 derajat Celcius. 

Kondisi itu membentuk temperatur hangat yang terhitung stabil sehingga pohon pisang Eyang Smith mulai berbuah. Sementara aslinya, tanaman ini tumbuh di lokasi lebih hangat, contohnya Kepulauan Karibia serta Indonesia.

Terjadinya replikasi cuaca seperti di kawasan tropis ini membuat tanaman pisang terus tumbuh. Besaran temperatur udara bagi pembiakan pohon ada di kisaran 30 derajat Celcius dan suhu di London saat ini tentu saja melebihi persyaratan temperatur yang dibutuhkan si pohon pisang.

"Bertahun-tahun sudah Ibu begitu sabar mengurus, hanya belum beruntung," komentar putri Eyang Smith, Suzanne Smith.

baca juga

"Barulah sekarang kelihatan berbunga dan siap berbuah. Ada tiga pohon sukses berbunga dan dua lagi malahan sudah berbuah. Saya yakin, beliau satu-satunya perempuan di London yang berhasil memelihara pohon pisang sampai berbuah!"

Eyang Smith yang berbahagia menelpon semua kawan-kawan dekatnya buat menikmati keelokan pohon-pohon pisang di kediamannya.

"Semua kawan saya takjub dan mengunjungi taman mungil di belakang rumah yang kini serasa seperti sebuah taman di negara tropis," bangga Eyang Smith.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kencan Online Kini Juga Tersaji di ... Facebook

Kencan Online Kini Juga Tersaji di ... Facebook

Tekno | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:30 WIB

Bumi Tak Lagi Datar, Kata Google

Bumi Tak Lagi Datar, Kata Google

Tekno | Senin, 06 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Selamat, Layanan Daring KBRI London Bersertifikasi ISO 9001

Selamat, Layanan Daring KBRI London Bersertifikasi ISO 9001

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 06:31 WIB

Waduh, Apple Dipecundangi Huawei

Waduh, Apple Dipecundangi Huawei

Tekno | Kamis, 02 Agustus 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×