Badai Diana Datangi Britania Raya dengan Kekuatan 113 km per jam

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 28 November 2018 | 19:15 WIB
Badai Diana Datangi Britania Raya dengan Kekuatan 113 km per jam
Ilustrasi badai di Britania Raya [Shutterstock].

Suara.com - Hujan deras serta angin ribut menyapa daratan seantero Britania Raya pada hari ini sampai esok (28-29/11/2018). Fenomena alam itu disebut sebagai Badai Diana. Demikian dilansir Sky News berdasarkan prakiraan cuaca oleh Met Office, dinas meteorologi dan klimatologi di London, Inggris.

Lebih lanjut disebutkan bahwa Badai Diana bakal membawa hujan sekitar 60 mm dan 80 mm di beberapa kawasan. Sedangkan temperatur terendah dan tertinggi akan berada pada 5 derajat Celcius serta 15 derajat Celcius.

Nama si badai, Diana, didapatkan dari dinas cuaca Portugal, IPMA (Instituto Portuguese do Mar e da Amosfera atau Portuguese Institute of the Sea and the Atmosphere).

Badai ini terbentuk di atas Kepulauan Azores di Samudra Atlantik dan mulai bergerak mendekati daratan Inggris sejak Senin (26/11/2018). Saat pecah, kecepatan embusan angin diperkirakan mencapai 113 km per jam.

Dalam dunia aviasi Britania Raya, paling terdampak adalah layanan dari maskapai penerbangan milik nasional, British Airways dengan pembatalan mencapai 45 nomor penerbangan, serta keterlambatan atau delay mencapai 237 penerbangan.

Sementara dari bandar udara Heathrow (LHR), sebanyak 62 penerbangan mengalami pembatalan, dan keterlambatan mencapai 380 penerbangan dalam waktu lebih dari 15 menit pada Selasa (27/11/2018).

Dalam hal ini, salah satu juru bicara bandar udara LHR menyatakan bahwa kabut tebal menyelimuti seluruh kawasan bandara seantero London, sehingga pemberangkatan dan kedatangan mengalami penundaan atau pembatalan.

Tak sebatas bandar udara, layanan jaringan kereta api bandar udara Gatwick (LGW) juga mengalami penundaan.

Jaringan perkeretaapian Inggris, National Rail memberikan pernyataan lewat situs resminya, "Jaringan Southern dan Thameslink dilaporkan mengurangi kecepatan karena terdampak kabut tebal yang mempengaruhi visibilitas. Demi alasan keamanan, akan ditunggu sampai sinyal-sinyal bisa dilihat secara normal."

baca juga

Sementara dilansir dari rte.ie, ribuan hunian dan gedung perkantoran mengalami pemadaman listrik saat Met Eireann, kantor meteorologi dan klimatologi memberitahukan sinyal bahaya badai Diana.

Di Irlandia, beberapa provinsi yang terkena embusan angin kencang mencapai 113 km per jam itu adalah Galway, Clare, Kerry, Cork, Waterford, serta Wexford.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Remembrance Sunday 2018: 100 Tahun Armistice Day

Remembrance Sunday 2018: 100 Tahun Armistice Day

News | Senin, 12 November 2018 | 20:24 WIB

Bukan Main, Mobil Inggris Menangkan German Car of The Year 2018 !

Bukan Main, Mobil Inggris Menangkan German Car of The Year 2018 !

Otomotif | Rabu, 31 Oktober 2018 | 08:00 WIB

Mobil Andalan Johnny English: Sindiran bagi James Bond ?

Mobil Andalan Johnny English: Sindiran bagi James Bond ?

Otomotif | Selasa, 09 Oktober 2018 | 08:00 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×