Ilmuwan Temukan Kain yang Bisa Beradapasi dengan Iklim Penggunanya

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 10 Februari 2019 | 14:05 WIB
Ilmuwan Temukan Kain yang Bisa Beradapasi dengan Iklim Penggunanya
Ilustrasi kain. [Shutterstock]

Suara.com - Kain baru yang dibuat tim ilmuwan AS dapat digunakan untuk mendinginkan atau menghangatkan pemakainya tergantung pada seberapa panas, dingin atau berkeringatnya mereka.

Bahan ini berpotensi menciptakan pakaian olahraga mulai dari lari ke ski, yang dapat mengadaptasi dan menjaga suhu ideal orang yang mengenakannya.

Ketika kondisi hangat dan lembab, kain memungkinkan panas dan ketika kondisi menjadi lebih dingin, maka kain itu akan mengurangi panas.

“Tubuh manusia adalah radiator yang sempurna. Ini mengeluarkan panas dengan cepat. Sepanjang sejarah, satu-satunya cara untuk mengatur radiator adalah melepas pakaian atau mengenakan pakaian,” kata Profesor Min Ouyang, seorang ahli fisika di University of Maryland.

Ketika tubuh memancarkan panas, energi biasanya terperangkap oleh kain dan membuat orang tetap hangat dalam suhu dingin.

Sementara beberapa bahan telah dirancang untuk membuat orang tetap dingin dengan memantulkan sinar matahari atau membiarkan panas melewatinya, tidak ada yang beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan secara aktif melepaskan energi dari tubuh.

Para ilmuwan menggunakan untaian benang rekayasa khusus yang dilapisi dengan logam, yang padat dalam kondisi panas dan lembab. Ini tidak hanya membuat kain lebih bernapas, tetapi juga memaksanya untuk memancarkan panas ke sekitarnya.

Ketika lingkungan dingin dan kering, di sisi lain, serat mengembang, mengurangi celah di antara mereka dan mencegah panas keluar.

Dalam tes, Profesor Ouyang dan rekan-rekannya menemukan bahwa radiasi panas berubah sekitar sepertiga ketika kelembaban di sekitarnya diubah.

Baca Juga: Kata Ilmuwan NASA, Gempa Palu Tergolong dalam Kategori Bencana Langka

Menurut para ilmuwan, kain mereka dapat diproduksi, direndam dan dicuci seperti bahan lain yang digunakan dalam pembuatan pakaian olahraga.

"Pekerjaan perintis ini memberikan karakteristik baru yang dapat diganti untuk pakaian yang menyesuaikan kenyamanan," kata Profesor Ray Baughman, seorang ahli kimia di University of Texas yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

“Kain ini dikenal dapat meningkatkan porositas dalam menanggapi keringat atau peningkatan suhu, serta kain yang mentransmisikan radiasi inframerah yang terkait dengan suhu tubuh. Namun, tidak ada yang sebelumnya telah menemukan cara untuk mengubah baik porositas dan transparansi inframerah dari sebuah tekstil sehingga dapat memberikan peningkatan kenyamanan dalam menanggapi kondisi lingkungan," jelasnya. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI