Gugus Bintang Tertua di Tata Surya Ditemukan di dalam Bimasakti

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 25 Maret 2019 | 13:30 WIB
Gugus Bintang Tertua di Tata Surya Ditemukan di dalam Bimasakti
Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]

Suara.com - Sekelompok astronom telah berhasil mengidentifikasi usia sebuah gugus bintang di galaksi Bimasakti. Gugus tersebut disebut sebagai HP 1 dengan usia yang diketahui sekitar 12,8 miliar tahun dan membuatnya menjadi salah satu gugus tertua yang pernah ditemukan di tata surya.

HP 1 terletak di area tonjolan galaksi Bimasakti. Meskipun telah ditemukan sebelumnya pada puluhan tahun yang lalu, namun saat itu para astronom tidak dapat memastikan usianya karena keterbatasan teknologi. Tetapi kini dengan bantuan teleskop Gemini Selatan di Cile, para astronom bisa menggali lebih dalam informasi dari HP 1 itu sendiri.

"Gugus bintang ini seperti fosil purba yang terkubur dalam-dalam di area tonjolan galaksi kita, dan sekarang kita sudah dapat mengetahui sejarahnya dengan jelas," ucap astronom Stefano Souza dari Universidade de São Paulo, Brasil, seperti yang dikutip dari Science Alert.

Berkat pengamatan dari teleskop Gemini Selatan dan data berupa arsip gambar dari teleskop antariksa Hubble, para astronom mampu mengidentifikasi bintang-bintang paling redup dalam gugus bintang HP 1. Dari pengamatan tersebut, diketahui bahwa HP 1 berjarak sekitar 21.500 tahun cahaya dari Bumi.

Pengukuran jarak ini juga memungkinkan para astronom untuk memastikan magnitudo dari bintang-bintang di sana secara pasti. Cara tersebut akan memudahkan para astronom untuk mengetahui kandungan elemen yang dimiliki gugus bintang HP 1.

Seorang astronom perempuan sedang mengamati bintang dengan teleskop. [Shutterstock]
Seorang astronom perempuan sedang mengamati bintang dengan teleskop. [Shutterstock]

Elemen yang berbeda akan muncul sebagai garis yang berbeda dalam pengamatan spektroskopi. Ketika elemen yang dikandung bintang-bintang di HP 1 diketahui, maka usia bintang-bintang tersebut akan mudah dihitung.

"HP 1 memainkan peran penting dalam pemahaman kita mengenai bagaimana Bimasakti terbentuk," ucap astronom Leandro Kerber, salah satu astronom dalam penelitian ini dari Universidade de São Paulo dan Universidade Estadual de Santa Cruz.

Galaksi Bimasakti diperkirakan pada awalnya merupakan kumpulan dari gugusan bintang seperti HP 1. Kemudian gugusan bintang menjadi semakin banyak untuk membentuk sebuah galaksi. Seperti yang telah dikatakan astronom Leandro Kerber, dengan mempelajari gugus bintang tua seperti HP 1 sama saja seperti sedang mempelajari sejarah Bimasakti.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru Ungkap Merkurius Planet Terdekat dari Bumi

Studi Baru Ungkap Merkurius Planet Terdekat dari Bumi

Tekno | Kamis, 21 Maret 2019 | 13:35 WIB

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Banyak Banget, Astronom Temukan 83 Lubang hitam di Tepi Alam Semesta

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:39 WIB

Ada 50 Miliar Planet Tanpa Bintang di Galaksi Bimasakti

Ada 50 Miliar Planet Tanpa Bintang di Galaksi Bimasakti

Tekno | Rabu, 13 Maret 2019 | 07:55 WIB

Ilmuwan Terkejut Andromeda Punya Bintang yang Meledak Setahun Sekali

Ilmuwan Terkejut Andromeda Punya Bintang yang Meledak Setahun Sekali

Tekno | Senin, 04 Maret 2019 | 13:30 WIB

Benarkah Astronom Temukan Bulan Baru di Planet Neputunus?

Benarkah Astronom Temukan Bulan Baru di Planet Neputunus?

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 14:45 WIB

Wow! Astronom Temukan Lubang Hitam Seukuran Jupiter

Wow! Astronom Temukan Lubang Hitam Seukuran Jupiter

Tekno | Rabu, 23 Januari 2019 | 13:35 WIB

Terkini

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

×