Mantap, Satelit Diaplikasikan untuk Lindungi Hiu Langka dari Kepunahan

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Rabu, 10 April 2019 | 11:31 WIB
Mantap, Satelit Diaplikasikan untuk Lindungi Hiu Langka dari Kepunahan
Ilustrasi hiu di perairan lepas [Shutterstock].

Suara.com - Populasi dari beberapa jenis hiu kian menurun selama 50 tahun terakhir. Bahkan, beberapa spesies di antaranya sudah dalam kondisi langka dan berada di ambang kepunahan. Terkait permasalahan ini, sejumlah ilmuwan mencari cara untuk melindungi hiu langka dari ancaman kepunahan, termasuk dengan memanfaatkan satelit.

Lantas, bagaimanakah caranya?

Saat ini, satelit sudah digunakan untuk memantau pergerakan paus, kura-kura, dan burung langka. Artinya, teknik serupa juga bisa diaplikasikan untuk memantau hiu langka.

"Teknologi semacam ini akan menjadi sangat penting untuk konservasi hiu," kata Michael Williamson dari Zoological Society London seperti dilansir dari BBC, Rabu (10/4/2019).

Ilustrasi angin topan dalam citra satelit. [Shutterstock]
Pergerakan massa udara di atas perairan lewat pencitraan satelit. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Menurut Michael Williamson, cara ini sangat logis mengingat ancaman terbesar bagi hiu itu datang dari para pelaku illegal fishing.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa satelit yang sudah mengorbit di angkasa bisa dipakai untuk menganalisa banyak faktor, seperti temperatur air laut, juga kadar salinitas atau keasinan air laut, yang bisa berdampak terhadap pergerakan hiu di seluruh perairan di Bumi.

Seluruh faktor tadi bakal semakin memudahkan para peneliti dalam memprediksi pergerakan hiu berdasarkan data yang dikirim satelit.

Selain itu, data dari satelit itu juga bisa digabungkan dengan bermacam informasi lain, seperti tag elektronik pada hiu, yang nantinya bisa melindungi satwa ini dari kepunahan.

Nantinya, data bisa diteruskan kepada kapal patroli di area tertentu, yang kemungkinan mendapati aksi illegal fishing dengan tindakan menangkap satwa langka di perairan, seperti hiu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapan Cari Investor untuk Bangun Pangkalan Peluncuran Satelit di Biak

Lapan Cari Investor untuk Bangun Pangkalan Peluncuran Satelit di Biak

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 17:12 WIB

Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX

Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 08:35 WIB

Hiu Super Langka Terlihat di Perairan Komodo

Hiu Super Langka Terlihat di Perairan Komodo

Tekno | Kamis, 27 Juli 2017 | 20:47 WIB

Terkini

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

×