Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware

Dythia Novianty

Rabu, 19 Juni 2019 | 12:45 WIB
Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware
Ilustrasi malware. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru Kaspersky melaporkan bahwa para pelaku kejahatan siber mengambil keuntungan dari peningkatan permintaan video game (yang paling populer) dengan mendistribusikan malware melalui salinan palsu. Lebih dari 930.000 pengguna terkena serangan tersebut dalam kurun waktu 12 bulan dari awal Juni 2018 hingga awal Juni 2019.

Lebih dari sepertiga serangan hanya berpusat pada tiga permainan. Video game sudah hadir sejak cukup lama, tetapi kekuatan internet telah mempercepat pertumbuhan dan evolusinya.

Saat ini, sekitar satu dari sepuluh populasi dunia memainkan game online. Video game juga rentan terhadap penyalahgunaan seperti pelanggaran hak cipta dan pelacak torrent ilegal, selain itu mereka menghadapi peningkatan ancaman lainnya, seperti kecurangan penggunaan merek untuk menyamarkan distribusi malware.

Sudah banyak video game papan atas yang di-host pada platform distribusi digital. Dan tidak ada yang dapat mendeteksi apakah file perangkat lunak yang diunggah adalah game sah atau sampel malware yang disamarkan.

Peneliti Kaspersky melihat lebih dekat pada file yang terinfeksi dan terdeteksi selama 2018 serta paruh pertama 2019. Memimpin dari daftar game yang disalahgunakan adalah Minecraft.

Ilustrasi MInecraft. [Shutterstock]
Ilustrasi MInecraft. [Shutterstock]

Menempati urutan pertama karena game tersebut menyumbang sekitar 30 persen dari serangan, dengan lebih dari 310.000 pengguna terkena infeksi. Di tempat kedua adalah ‘GTA 5’, yang menargetkan lebih dari 112.000 pengguna. Kemudian Sims 4 menempati posisi keempat dengan menyerang hampir 105.000 pengguna.

Menurut para peneliti, para pelaku kejahatan siber juga berusaha memikat pengguna agar mengunduh file berbahaya yang menyamar sebagai game pra-rilis. Penyamaran setidaknya terlihat pada 10 game pra-rilis, dengan 80 persen deteksi difokuskan pada FIFA 20, Borderlands 3, dan Elder Scrolls 6.

"Selama berbulan-bulan kita telah melihat bahwa pelaku kejahatan siber mengeksploitasi sektor hiburan untuk menyerang pengguna. Penjelasannya mudah, karena orang bisa menjadi kurang waspada ketika mereka ingin bersantai dan bersenang-senang," kata Maria Fedorova, peneliti keamanan di Kaspersky melalui keterangan resminya.

Jika mereka tetap tidak waspada dalam hal kecil, dia menambahkan, seperti penyamaran malware pada video game seperti ini, maka tidak dibutuhkan ancaman tingkat tinggi seperti vector infeksi untuk keberhasilan serangan.

baca juga

"Kami terus mendesak semua orang untuk tetap waspada, menghindari platform digital tidak dipercaya dan penawaran yang mencurigakan, serta menginstal perangkat lunak keamanan dan melakukan pemindaian keamanan reguler pada semua perangkat yang digunakan untuk bermain game,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah WiFi Kantor Rentan Disusupi Malware?

Benarkah WiFi Kantor Rentan Disusupi Malware?

Tekno | Senin, 17 Juni 2019 | 15:30 WIB

Multitasking, Begini Jadinya Jika Ayah Gamer Disuruh Mengasuh Anak

Multitasking, Begini Jadinya Jika Ayah Gamer Disuruh Mengasuh Anak

Tekno | Jum'at, 14 Juni 2019 | 13:15 WIB

Main di Aplikasi Ini Bisa Raup Hadiah Rp 10 Miliar

Main di Aplikasi Ini Bisa Raup Hadiah Rp 10 Miliar

Tekno | Minggu, 26 Mei 2019 | 11:30 WIB

Hore! Riot Games Akan Boyong League of Legends ke Mobile

Hore! Riot Games Akan Boyong League of Legends ke Mobile

Tekno | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:07 WIB

EA Gratiskan The Sims 4, Tapi...

EA Gratiskan The Sims 4, Tapi...

Tekno | Kamis, 23 Mei 2019 | 12:25 WIB

Waspadai Exodus, Malware Pembobol Data dan Password Ponsel

Waspadai Exodus, Malware Pembobol Data dan Password Ponsel

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 10:55 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×