Instagram Gunakan AI, Warganet Nggak Bisa Komentar Julid

Vania Rossa | Tivan Rahmat
Instagram Gunakan AI, Warganet Nggak Bisa Komentar Julid
Ilustrasi Instagram di smartphone. [Shutterstock]

Instagram mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah cyberbullying dan komentar negatif.

Suara.com - Instagram terkadang bisa menjadi tempat yang tidak nyaman seiring dengan komentar negatif dari warganet. Biasanya, komentar bernada perundungan (bullying) dan menjurus ofensif menyerang kalangan selebritis dan pesohor publik lainnya.

Oleh karena itu, Instagram mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah cyberbullying dan komentar ofensif pada platformnya tersebut dengan mengandalkan teknologi AI.

Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo pada Selasa (8/7/2019), salah satu anak perusahaan Facebook ini sudah mulai mengimplementasikan fitur AI ini pada komentar yang dianggap ofensif.

Bagi warganet yang menggunakan kata-kata kotor atau sarkas, mereka akan diberi tahu sistem bahwa komentar yang mereka tulis tidak bisa diposting.

Intervensi dari pihak Instagram ini diharapkan mampu memberi mereka kesempatan untuk merefleksikan diri dan membatalkan komentar negatif yang akan mereka unggah.

Juru bicara Instagram mengatakan bahwa pengujian awal fitur ini akan mendorong pengguna aplikasi ini untuk berbagi sesuatu yang tidak menyakitkan dengan pengguna lainnya, sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk merefleksikan kesalahannya.

Teknologi AI ini sendiri akan disematkan dalam sebuah fitur yang diberi nama Restrict. Nantinya, jika komentar dari seseorang dinyatakan telah dibatasi, komentar mereka pada posting pengguna hanya akan terlihat oleh orang yang memberikan komentar.

Selain itu, warganet yang terbukti memberikan komentar julid tidak akan diberikan notifikasi pembaruan dari akun Instagram yang mereka berikan komentar negatif, meskipun mereka mengikuti akun tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS