Bogor Diguncang 76 Gempa dan 4 Berita Terpopuler Tekno 22 Agustus

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 23 Agustus 2019 | 06:10 WIB
Bogor Diguncang 76 Gempa dan 4 Berita Terpopuler Tekno 22 Agustus
Peta titik-titik pusat Gempa Bogor selama periode 10 - 21 Agustus 2019. [Facebook/Daryono BMKG]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK) mengungkapkan bahwa kawasan di sekitar Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah diguncang 76 gempa selama periode 10 Agustus - 21 Agustus kemarin.

Berdasarkan analisis awal, kuat dugaan bahwa gempa tersebut dipicu oleh sesar aktif di sekitar bara data Gunung Salak. Tetapi masalahnya, sejauh ini belum ada penelitian yang bisa memastikan adanya sesar aktif di area tersebut.

BMKG juga menduga bahwa ada kemungkinan puluhan gempa itu dipicu oleh aktivitas vulkanik Gunung Salak. Tetapi sekali lagi, diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk menentukan rentetan gempa tersebut.

"Terlepas dari faktor penyebab pembangkit gempa swarm, yang pasti rentetan aktivitas gempa yang terjadi saat ini dan sebelumnya sudah cukup menjadi petunjuk bahwa adanya sumber gempa pada klaster sebelah barat daya Gunung Salak," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Kisah tentang 76 gempa Bogor itu adalah satu dari lima berita terpopuler teknol Suara.com pada Kamis (22/8/2019). Berikut daftar lengkapnya:

1. Bogor Diguncang 76 Gempa Sejak 10 Agustus: Sesar Aktif atau Gunung Salak?

Gunung Salak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Shutterstock]
Gunung Salak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Shutterstock]

Kawasan di sekitar Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah diguncang 76 gempa selama periode 10 Agustus - 21 Agustus kemarin, demikian diungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK). Rentetan gempa itu diperkirakan akan terus berlangsung.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa 76 gempa itu terjadi di sekitar Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.

Baca selengkapnya

Baca Juga: Bangkai Titanic Akan Musnah pada 2030

2. Berapa Lama Blokir Internet di Papua? Menkominfo Pun Belum Tahu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengaku belum tahu kapan blokir internet di Papua dan Papua Barat akan berakhir.

Akses internet di Papua dan Papua Barat diblokir kembali pada Rabu malam (21/8/2019) untuk meredam demonstrasi anarkistis dan kerusahan yang terjadi di beberapa wilayah dalam dua provinsi tersebut.

Baca selengkapnya

3. Ribut soal Penguasa Indonesia, Oppo Desak Samsung Buka Data Penjualan

Perbandingan ponsel Samsung dan Oppo. [Shutterstock]
Perbandingan ponsel Samsung dan Oppo. [Shutterstock]

Pertengkaran antara Oppo dan Samsung yang masing-masing mengklaim sebagai penguasa pasar ponsel Indonesia di kuartal kedua 2019 semakin panas saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI