Waspada! Indonesia Jadi Target Serangan Siber di Bidang Kesehatan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 10 September 2019 | 12:20 WIB
Waspada! Indonesia Jadi Target Serangan Siber di Bidang Kesehatan
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia dilaporkan menjadi salah satu target pelaku kejahatan siber yang menyerang fasilitas farmasi. Laporan ini diungkap oleh Kaspersky sebagai perusahaan keamanan siber global yang mencatat bahwa adanya peningkatan pada jumlah perangkat yang terkena serangan dari para pelaku kejahatan siber.

Dari 44 mesin yang terinfeksi pada 2017 dan peningkatan 1 persen pada 2018. Jumlah upaya serangan yang terdeteksi tahun ini menunjukkan bahwa hampir setiap perangkat (5 dari 10) fasilitas farmasi kini menjadi target serangan secara global.

Indonesia sendiri menduduki negara keempat yang memiliki serangan terbanyak dengan persentase sebesar 46 persen. Negara lainnya yang terdeteksi antara lain Pakistan dengan 54 persen, Mesir sebesar 53 persen, Meksiko dengan 47 persen, dan Spanyol sebesar 45 persen.

"Walaupun diketahui fakta bahwa pelaku penjahat siber dapat dengan mudah memperoleh uang dengan menyerang bank, kami juga mengamati bahwa peretas ini serta kelompok cyberespionage perlahan-lahan memberikan perhatiannya terhadap industri kedokteran canggih," ucap Yury Namestnikov, Head of Global Research and Analysis Team (GReAT) Russia di Kaspersky.

Yury Namestnikov menambahkan bahwa pelaku kejahatan siber mulai menyadari jika perusahaan farmasi menyimpan data yang sangat berharga seperti obat dan vaksin terbaru, penelitian terbaru, serta rahasia medis. Munculnya teknologi operasional yang terhubung internet (OT) di dalam obat-obatan ini juga berkontribusi terhadap meluasnya serangan.

Kelompok Advanced Persistent Threat (APT) telah melakukan pengintaian atas obat-obatan secara global, di antaranya termasuk Cloud Atlas dan APTP10 yang dikenal sebagai MenuPass.

"Berdasarkan pemantauan kami terhadap beberapa gerakan aktor APT di Asia Pasifik dan secara global, kami memperkirakan bahwa kelompok-kelompok ini menginfeksi server dan mengekstrak data dari perusahaan farmasi," tambah Yury Namestnikov.

Ilustrasi pusat data atau data center. [Shutterstock]
Ilustrasi pusat data atau data center. [Shutterstock]

Di sisi lain, meningkatnya penggunaan sistem EMR atau rekam medis elektronik pun membuka peluang lebih bagi para peretas untuk menargetkan rumah sakit. Umumnya, rumah sakit menggunakan layanan seperti OpenEMR, OpenMRS, atau aplikasi web serupa.

OpenEMR dan OpenMRS sendiri merupakan platform terbuka untuk manajemen praktik medis. Organisasi mana pun dapat menggunakan produk ini untuk bisnis tanpa batasan. Karena sifatnya terbuka membuat keduanya sangat sensitif terhadap serangan siber.

baca juga

Oleh karena itu, untuk menggunakan platform secara aman, Denis Makrushin selaku Arsitek Keamanan di Ingram Micro menyarankan, fasilitas kesehatan untuk melakukan sikls tetap pengembangan perangkat lunak yang aman secara teratur, melakukan kontrol permukaan serangan, dan meningkatkan kesadaran keamanan untuk setiap orang yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Siber Harus Dipertimbangkan dalam Penyelidikan Gangguan Listrik

Serangan Siber Harus Dipertimbangkan dalam Penyelidikan Gangguan Listrik

Tekno | Senin, 05 Agustus 2019 | 19:57 WIB

KPU: Tiap Jam Kami Diserang Peretas China dan Rusia

KPU: Tiap Jam Kami Diserang Peretas China dan Rusia

Tekno | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:14 WIB

Motif Mendasar Serangan Siber Adalah Uang

Motif Mendasar Serangan Siber Adalah Uang

Tekno | Sabtu, 09 Februari 2019 | 15:30 WIB

Serangan Siber Dapat Berbentuk Software Bajakan

Serangan Siber Dapat Berbentuk Software Bajakan

Tekno | Sabtu, 09 Februari 2019 | 15:30 WIB

Kaspersky: Masyarakat Indonesia Makin Awas Hadapi Ancaman Siber

Kaspersky: Masyarakat Indonesia Makin Awas Hadapi Ancaman Siber

Tekno | Kamis, 07 Februari 2019 | 14:54 WIB

Ponsel Anda Melambat atau Boros Baterai? Mungkin Ini Penyebabnya

Ponsel Anda Melambat atau Boros Baterai? Mungkin Ini Penyebabnya

Tekno | Senin, 03 September 2018 | 19:15 WIB

Terkini

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:49 WIB

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:45 WIB

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Gagal Bayar Kupon Rp400 Miliar, Peringkat Obligasi Pos Indonesia Anjlok!

Gagal Bayar Kupon Rp400 Miliar, Peringkat Obligasi Pos Indonesia Anjlok!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Saat Iklan Digital Tak Lagi Cukup, BeritaJatim Andalkan Konsultan Komunikasi dan EO

Saat Iklan Digital Tak Lagi Cukup, BeritaJatim Andalkan Konsultan Komunikasi dan EO

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Apa Itu Shamonda Virus? Terdeteksi pada Manusia untuk Kali Pertama

Apa Itu Shamonda Virus? Terdeteksi pada Manusia untuk Kali Pertama

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Gol Menit Akhir Bikin Persib Gigit Jari, Igor Tolic Tak Mau Berlama-lama Bersedih

Gol Menit Akhir Bikin Persib Gigit Jari, Igor Tolic Tak Mau Berlama-lama Bersedih

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×