Apple Hapus Semua Aplikasi Terkait Vape, Kenapa?

Yazir Farouk | Lintang Siltya Utami
Apple Hapus Semua Aplikasi Terkait Vape, Kenapa?
Ilustrasi loga Apple. [Shutterstock]

Apple berhenti menerima aplikasi vape baru pada Juni lalu.

Suara.com - Apple telah menghapus semua aplikasi yang berkaitan dengan rokok elektrik atau vape dari App Store. Hal ini dilakukan Apple atas peringatan dari para ahli kesehatan yang menyebutkan bahwa penyebaran produk vape merupakan bentuk krisis kesehatan masyarakat dan epidemi remaja.

Apple berhenti menerima aplikasi vape baru pada Juni lalu dan tidak pernah mengizinkan penjualan isi ulang rokok elektrik atau kartrid vaping pada platformnya.

"Kami memperbarui Panduan Tinjauan App Store yang menyebutkan bahwa aplikasi yang mendorong atau memfasilitasi penggunaan produk (vaping) tidak diizinkan. Sampai hari ini, aplikasi ini tidak lagi tersedia untuk diunduh," tulis Apple dalam sebuah pernyataan resmi, seperti yang dikutip dari The Verge.

Setidaknya ada 181 aplikasi telah dihapus dari App Store, termasuk game dan aplikasi pendamping yang memungkinkan pengguna mengontrol hal-hal seperti pencahayaan dan pemanasan pada perangkat vaping. Meski begitu, aplikasi yang telah diunduh masih tetap bisa digunakan.

Tindakan penghapusan aplikasi ini juga berkaitan dengan kekhawatiran tentang produk vaping yang telah menewaskan setidaknya 42 orang karena cedera paru-paru. Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa hal tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh pengental bahan kimia yang ditambahkan ke produk vaping.

"Kami sangat berhati-hati untuk memasukkan aplikasi ke dalam App Store sebagai tempat tepercaya bagi pelanggan, terutama kaum muda, untuk mengunduh aplikasi. Kami terus-menerus mengevaluasi aplikasi dan berkonsultasi untuk menentukan risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan pengguna," tambah Apple dalam pernyataan resmi melalui Axios.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS