Array

Menebak Nasib Website di Tengah Gempuran Media Sosial dan Cara Membuatnya

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 09 Desember 2019 | 14:08 WIB
Menebak Nasib Website di Tengah Gempuran Media Sosial dan Cara Membuatnya
Ilustrasi pembuatan website. [Shutterstock]

Suara.com - Maraknya penggunaan media sosial akhir-akhir ini, membuat banyak pihak mempertanyakan nasib website ke depan.

Pada dasarnya, website dapat menjadi pilihan bagi bisnis yang ingin go online. Pada skala bisnis menengah ke besar, website diperlukan untuk memperkuat ciri khas bisnis dan membangun kredibilitas sebuah perusahaan.

Meskipun begitu, mengelola website memerlukan keterampilan khusus. Hal ini yang menjadi pembeda dengan media sosial dan marketplace.

Fenomena ini diulas melalui diskusi dengan tema Website yang Tidak Pernah “Mati” diselenggarakan Niagahoster, sebagai perusahaan penyedia layanan web-hosting.

CEO Niagahoster, Ade Syah Lubis mengungkapkan bahwa sebelum adanya aplikasi dan marketplace, website merupakan penanda kehadiran online seseorang atau sebuah perusahaan.

Diskusi tema Website yang Tidak Pernah “Mati” di Jakarta, beberapa waktu lalu. [Niagahoster]
Diskusi tema Website yang Tidak Pernah “Mati” di Jakarta, beberapa waktu lalu. [Niagahoster]

“Pada tahun 90an, tercipta world wide web (WWW), untuk pertama kali. Hal itu juga menjadi pembuka akses internet ke masyarakat luas. Jika media sosial mengenal tren yang terus berubah, website cenderung lebih stabil, begitu juga hingga 2020 nanti,” kata Ade Syah Lubis seperti dalam keterangan resminya.

Hal ini juga diamini Ivan Kristianto, WordCamp Jakarta Organizer dan WordPress Experts yang juga hadir menjadi panelis dalam sesi diskusi.

Selain menjadi platform go online yang stabil, website juga menjadi platform bagi bisnis yang ingin eksis di mesin pencari seperti Google.

“(Bagi bisnis) Lebih baik mengembangkan website daripada aplikasi. (website) Lebih ringan, dan secara harga jauh lebih murah daripada aplikasi. Memiliki website juga sama berinvestasi untuk mengenalkan bisnis ke pasar yang lebih luas,” jelas Ivan Kristianto.

Baca Juga: What the Maksud? Beli Nasi Goreng, Berhadiah Plastik Kosong

Sementara itu, Brainhub.eu dalam laporannya menyebutkan, website dapat menjangkau lebih banyak pengguna dibandingkan apps. Selain itu, dari sisi design, website tidak memerlukan modifikasi tertentu untuk tampilan di jenis device berbeda (Android/iOS).

Hal lain yang membuat website dapat dipertimbangkan sebagai investasi digital adalah kecenderungan orang untuk mulai “meninggalkan” apps.

Data di Amerika yang dihimpun oleh Techcrunch menyebutkan, 51 persen orang Amerika tidak mengunduh apps apapun dalam sebulan.

Data ini menunjukkan masa depan website yang cerah sebagai aset digital bagi bisnis. Memiliki website sama seperti mengamankan kehadiran online di mesin pencari, yang setiap harinya dikunjungi ratusan juta orang.

Di Indonesia sendiri, dorongan pemerintah agar UKM go online juga turut mempengaruhi terbentuknya ekosistem ekonomi digital secara menyeluruh. Terlebih dengan target 8 juta UMKM go online pada 2020 oleh Kominfo.

Media sosial, marketplace, dan website merupakan platform go online yang saling melengkapi kehadiran online bagi bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI