Kucurkan Rp 97,71 Triliun, Oppo Mulai Kembangkan Teknologi 6G

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Kucurkan Rp 97,71 Triliun, Oppo Mulai Kembangkan Teknologi 6G
Oppo Reno 10x Zoom 5G dipamerkan di Jakarta, Jumat (3/5/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Oppo telah membentuk tim standar komunikasi pada 2015 lalu dan memulai penelitian 5G.

Suara.com - Teknologi 5G belum sepenuhnya merata di seluruh dunia, tetapi Oppo ingin melangkah lebih jauh. Perusahaan asal China itu disebut akan menginvestasikan lebih dari 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 97,71 triliun pada penelitian dan pengembangan 6G dalam tiga tahun ke depan.

Hal itu diumumkan Oppo dalam konferensi peluncuran Oppo Reno3 seri 5G di Hangzhou. Kabar itu tidak terlalu mengejutkan, mengingat Oppo membentuk tim standar komunikasi pada 2015 lalu dan memulai penelitian 5G.

Oppo Reno 10x versi Zoom merupakan perangkat 5G pertama di Eropa. Perusahaan baru-baru ini merilis 5G CPE-T1 yang memiliki persyaratan tinggi untuk kemampuan penelitian dan pengembangan 5G. Dengan teknologi ini, 5G dapat berubah menjadi Wi-Fi dengan memasukkan kartu SIM 5G.

Oppo 6G. [Ithome]
Oppo 6G. [Ithome]

Saat jaringan 5G menjadi lebih umum bagi masyarakat luas, ada banyak variabel yang perlu dipertimbangkan saat merilis smartphone. Saat ini, pengguna masih memandang 5G hanya sebagai jaringan "cepat". Namun, perangkat juga berperan dalam seberapa cepat jaringan tersebut.

Dilansir dari laman Gizchina, saat ini pun smartphone 5G masih dianggap barang mewah karena dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Tapi diprediksi pada 2020, pengguna akan melihat semakin banyak perangkat 5G yang lebih terjangkau seperti Redmi K30.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS