Meteor Hantam Bumi 790 Ribu Tahun Lalu, Kawah Terpendam Ini Buktinya?

Yazir Farouk, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 11 Januari 2020 | 11:59 WIB
Meteor Hantam Bumi 790 Ribu Tahun Lalu, Kawah Terpendam Ini Buktinya?
Ilustrasi meteor sedang memasuki atsmofer Bumi (Shutterstock).

Suara.com - Sekitar 790 ribu tahun yang lalu, sebuah meteor menghantam Bumi dengan kekuatan yang mampu membuat 10 persen permukaan Bumi berubah menjadi puing-puing berbatu. Disebut tektite, gumpalan kaca dari batu terestrial yang meleleh ini tersebar dari Indochina ke Antartika Timur dan dari Samudera Hindia ke Pasifik Barat.

Selama lebih dari seabad, para ilmuwan mencari bukti dari tabrakan keras meteor tersebut. Tetapi lokasi kawah itu masih belum ditemukan.

Analisis geokimia dan pembacaan gravitasi lokal menyebutkan bahwa kawah itu kemungkinan besar terletak di Laos selatan, di Dataran Tinggi Bolaven. Kawah tersebut diduga tersembunyi di bawah bidang lava vulkanik dingin yang membentang hampir 5 ribu kilometer per segi.

Dilansir dari Space.com, kekuatan hantaman meteor tersebut setidaknya akan menciptakan bekas berukuran lebih dari 100 meter. Dataran Tinggi Bolaven disebut memiliki tanda-tanda tersembunyi dari dampak meteor yang lebih tua.

Di sebuah area yang telah dipetakan para ilmuwan di Dataran Tinggi Bolaven tersebut, para ilmuwan menemukan sebagian besar aliran lava yang berusia antara 51 ribu hingga 780 ribu tahun. Rentang usia yang tepat dengan perkirakan meteor jatuh menghantam Bumi.

Berkat pembacaan gravitasi di lebih 400 lokasi berbeda, para ilmuwan menemukan zona bawah permukaan yang kurang padat dan memiliki batuan vulkanik di sekitarnya. Hasil pengukuran memprediksi adanya sebuah kawah memanjang yang terkubur dengan ketebalan 100 meter, lebar 13 kilometer, dan panjang 17 kilometer.

Penemuan yang dipublikan secara online pada 30 Desember 2019 di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences ini masih terus ditindaklanjuti. Namun, para ilmuwan optimis semua petunjuk tersebut mengisyaratkan tumpukan batu vulkanik di Dataran Tinggi Bolaven mengubur lokasi dampak jatuhnya meteor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:12 WIB

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:55 WIB

×