Ilmuwan Buat Peta 3D Pertama dari Protein Utama Corona Covid-19

Ririn Indriani, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 22 Februari 2020 | 08:22 WIB
Ilmuwan Buat Peta 3D Pertama dari Protein Utama Corona Covid-19
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Sekelompok ilmuwan dari University of Texas di Austin, Amerika Serikat dan National Institutes of Health menciptakan peta skala atom 3D pertama dari protein pertama pada virus Corona atau 2019-nCoV atau COVID-19.

Penemuan ini bisa menjadi sangat penting dalam produksi vaksin yang efektif melawan penyakit tersebut.

Tim ilmuwan memetakan bagian dari virus yang disebut spike protein yang menempel pada sel manusia dan menginfeksinya.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Science ini merinci struktur protein, menunjukkan persamaan dan perbedaannya dengan virus Corona SARS.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa antibodi untuk SARS tidak efektif terhadap virus Corona baru.

Karena telah berpengalaman dalam mempelajari virus Corona lain seperti SARS-CoV dan MERS-CoV, para ilmuwan mendapatkan hasil struktur dengan sangat cepat. Ini memungkinkan tim ahli untuk menggunakan metode yang sudah ada untuk mengunci spike protein dan menganalisisnya.

"Segera setelah kami tahu ini adalah virus corona, kami merasa kami harus menelitinya. Karena kami bisa menjadi salah satu yang pertama mendapatkan struktur ini. Kami tahu persis mutasi apa yang harus dimasukkan ke dalam ini, karena kami telah menunjukkan bahwa mutasi ini bekerja untuk banyak virus corona lainnya," ucap Jason McLellan, seorang profesor di UT Austin, seperti dikutip dari IFL Science.

Penemuan ini dilakukan berkat teknik cryogenic electron microscopy (cryo-EM).

Sampel yang didapat didinginkan hingga minus 150 derajat Celcius dan dialiri aliran elektron.

baca juga

Dengan mendaftarkan bagaimana elektron-elektron tersebut memantul, tim ahli dapat merekonstruksi bentuk 3D dari molekul.

Hasil ini mengonfirmasi analisi independen yang menunjukkan titik masuk 2019-nCoV ke dalam sel manusia adalah reseptor ACE2. Ini terlihat mirip dengan kasus SARS, tetapi virus Corona baru memiliki 10 kali afinitas untuk reseptor ini daripada virus Corona SARS.

Ada kemungkinan afinitas ini dapat berkontribusi pada kemampuan virus Corona baru untuk menular antar manusia dengan begitu mudah.

Spike protein sendiri memiliki dua konfirmasi atau dua bentuk. Pertama sebelum menginfeksi sel inang dan kedua selama infeksi.

Tim ilmuwan juga membuat peta bentuk protein pra-infeksi yang dikenal sebagai konformasi prefusi.

Karena tim ilmuwan berhasil merekonstruksi molekul pada permukaan spike protein, bagian yang menghasilkan respons kekebalan, para ahli sekarang berencana untuk menggunakan ini untuk mengisolasi antibodi yang tepat pada pasien yang telah pulih dari infeksi. Ini dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus corona covid-19 setelah terpapar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Risau Virus Corona Hambat Pasokan Komponen Mobil ke Indonesia

Honda Risau Virus Corona Hambat Pasokan Komponen Mobil ke Indonesia

Otomotif | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:34 WIB

Viral Bocah Ingin Bunuh Diri karena Bullying, Covid-19 Tewaskan 2.247 Orang

Viral Bocah Ingin Bunuh Diri karena Bullying, Covid-19 Tewaskan 2.247 Orang

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:17 WIB

Sebar Hoaks Virus Corona di Facebook, Perempuan Indonesia Dibui di Malaysia

Sebar Hoaks Virus Corona di Facebook, Perempuan Indonesia Dibui di Malaysia

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:05 WIB

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB