Gawat! WHO Jadi Sasaran Hacker

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 25 Maret 2020 | 16:30 WIB
Gawat! WHO Jadi Sasaran Hacker
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, World Health Organization (WHO) justru dilaporkan menjadi target serangan hacker elit pada awal bulan ini.

Ironisnya, serangan tersebut datang saat badan milik PBB tersebut berupaya untuk menangani pandemi virus corona yang telah menyebar ke berbagai negara di dunia.

Informasi ini disampaikan oleu Chief Information Security WHO Flavio Aggio. Ia mengatakan bahwa percobaan peretasan memang tidak berhasil, namun identitas hacker tersebut masih belum diketahui.

Parahnya, frekuensi percobaan peretasan terhadap WHO dan mitranya telah melonjak signifikan sejak virus corona mewabah dimana-mana.

Di sisi lain, percobaan untuk meretas sistem WHO pertama kali dilihat oleh Alexander Urbelis, seorang ahli keamanan siber yang melacak aktivitas registrasi domain internet yang mencurigakan.

Pada 13 Maret lalu, Urbelis menemukan sekelompok hacker yang ia ikuti telah mengaktifkan situs yang meniru sistem email internal WHO.

"Saya menyadari dengan cukup cepat bahwa ini merupakan serangan aktif terhadap World Health Organization di tengah pandemi," papar Urbelis seperti dilansir laman Reuters, Rabu (25/3/2020).

Sayangnya, Urbelis tidak mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan ini. Tapi dua sumber yang mengetahui isu ini mencurigai keterlibatan kelompok hacker elite yang dikenal dengan nama DarkHotel.

Ilustrasi hackers. [Shutterstock]
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Aggio kemudian memastikan situs yang dilihat Urbelis telah digunakan untuk mencoba mencuri password yang digunakan staf dari beberapa agensi. Ia mengatakan, serangan terhadap WHO memang meningkat beberapa waktu belakangan.

baca juga

"Tidak ada angka pasti, tapi percobaan serangan terhadap kami dan digunakannya situs yang meniru WHO untuk menargetkan orang lain telah melonjak lebih dari dua kali lipat," imbuh Aggio.

Atas kejadian ini, para ahli keamanan siber telah memperingatkan bahwa hacker akan memanfaatkan pandemi virus corona untuk mencari keuntungan. Menurit estimasi Urbelis, ada ribuan situs terkait virus corona yang menyimpan malware berbahaya.

"Sekitar 2.000 situs per hari. Saya tidak pernah melihat lonjakan besar seperti ini," tandas Urbelis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Wabah Virus Corona Akan Berakhir? Begini Jawaban Penasihat WHO

Kapan Wabah Virus Corona Akan Berakhir? Begini Jawaban Penasihat WHO

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:58 WIB

WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing, Apa Alasannya?

WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing, Apa Alasannya?

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:58 WIB

WHO: Lockdown Saja Tak Cukup Untuk Kalahkan Virus Corona

WHO: Lockdown Saja Tak Cukup Untuk Kalahkan Virus Corona

News | Senin, 23 Maret 2020 | 05:30 WIB

Peneliti: Work From Home Rawan Serangan Hacker, Waspada!

Peneliti: Work From Home Rawan Serangan Hacker, Waspada!

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 08:35 WIB

Larangan Berpergian Tak Efektif Mencegah Corona Covid-19, Ini Kata Peneliti

Larangan Berpergian Tak Efektif Mencegah Corona Covid-19, Ini Kata Peneliti

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 17:49 WIB

Ingin Buat Hand Sanitizer Sendiri Sesuai Standar WHO? Ini Dia Panduannya

Ingin Buat Hand Sanitizer Sendiri Sesuai Standar WHO? Ini Dia Panduannya

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×