Pandemi COVID-19, Trafik Penggunaan WhatsApp Melonjak

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Pandemi COVID-19, Trafik Penggunaan WhatsApp Melonjak
Ilustrasi WhatsApp. [Shutterstock]

Imbauan pemerintah melakukan social distancing, berakibat trafik penggunaan media sosial pun turut melonjak.

Suara.com - Kian meluasnya penyebaran virus corona (COVID-19) berimbas pada imbauan pemerintah di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia untuk melakukan social distancing. Akibatnya, trafik penggunaan media sosial pun turut melonjak.

Salah satu platform yang mengalami peningkatan penggunaan trafik adalah WhatsApp. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Kantar, trafik WhatsApp selama pandemi corona sejauh ini meningkat 40 persen.

Sebagaimana dikutip laman Tech Updates, Minggu (29/3/2020), perusahaan riset Kantar melakukan survei kepada lebih dari 25.000 pengguna WhatsApp di 30 negara dengan periode pemakaian aplikasi pada 14-24 Maret 2020.

Hasilnya, trafik penggunaan WhatsApp mengalami peningkatan lebih dari 40 persen. Ketika Covid-19 masih belum menyebar luas, penggunaannya meningkat 27 persen. Namun, ketika virus asal Wuhan tersebut sudah menjadi pandemi global, trafiknya meroket hingga 41 persen.

Tidak hanya itu, bagi negara-negara yang sudah menyatakan diri sebagai bencana nasional, penggunaan WhatsApp rata-rata melonjak hingga 51 persen. Bahkan di Spanyol, penggunaan WhatsApp di Negeri Matador meningkat hingga 76 persen.

Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Bukan hanya WhatsApp, platform pesan instan lainnya pun mengalami peningkatan trafik akibat Covid-19, dengan demografi usia pengguna di rentang 18-37 tahun.

Selain WhatsApp, Facebook dan Instagram pun dilaporkan riset tersebut mengalami lonjakan trafik melebihi 40 persen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS