Disanggah WHO, Studi Ini Klaim Sinar Matahari Bisa Hancurkan Virus Corona?

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 19 April 2020 | 12:30 WIB
Disanggah WHO, Studi Ini Klaim Sinar Matahari Bisa Hancurkan Virus Corona?
Ilustrasi sinar matahari. (Shutterstock)

Suara.com - WHO pernah mengeluarkan pernyataan bahwa sinar matahari tidak sanggup membunuh virus corona (Covid-19). Namun, eksperimen yang dilakukan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) menunjukkan bahwa virus corona bisa dengan cepat dihancurkan oleh sinar matahari.

Pasalnya, virus berbahaya asal Wuhan tersebut tidak dapat bertahan hidup dalam suhu tinggi dan kelembaban di permukaan atau dalam tetesan air liur. Oleh karena itu, hasil eksperimen ini memberikan harapan kepada masyarakat bahwa penyebaran Covid-19 bisa berakhir pada musim panas nanti.

Dalam eksperimennya, DHS menemukan fakta bahwa sinar matahari bisa dengan cepat membunuh virus dalam aerosol. Bahkan setelah disinari, virus menghilang dalam 60 menit. Sayangnya, klaim tersebut tidak disertai dengan dokumen dipublikasikan, sehingga validitas hasil eksperimen tersebut masih diragukan.

"Departemen ini didedikasikan untuk memerangi Covid-19. Kesehatan dan keselamatan rakyat Amerika adalah prioritas utamanya. Sebagai kebijakan, departemen tidak mengomentari dokumen yang diduga bocor," ujar juru bicara DHS seperti dilansir laman Daily Mail, Minggu (19/4/2020).

"Akan tidak bertanggungjawab untuk berspekulasi, menarik kesimpulan, atau secara tidak sengaja mencoba mempengaruhi publik berdasarkan pada dokumen yang belum ditinjau sejawat atau menjadi sasaran pendekatan validasi ilmiah yang ketat," imbuhnya.

Di sisi lain, spekulasi mengenai sinar matahari yang bisa menjadi musuh utama virus corona sudah beredar di jejaring sosial. Sebuah postingan di Facebook dengan judul 'GOODBYE CORONA VIRUS' bahkan mencatat nama-nama penyakit yang bisa disembuhkan dengan paparan sinar matahari, termasuk virus corona. Maka tidak mengherankan jika banyak orang yang berasumsi serupa.

Sementara itu, Pusat Pencegahan Pengendalian Penyakit (CDC) AS telah menyatakan bahwa sekarang ada pengobatan atau rejimen khusus untuk Covid-19 yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Mereka juga menyebut bahwa banyak penyakit menular datang pada bulan-bulan dengan suhu yabg lebih dingin dan menghilang begitu musim panas tiba. Inilah yang menyebabkan para ahli untuk mengetahui apakah hal yang sama berlaku pada virus corona saat ini atau tidak.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Karena Covid-19 merupakan virus tipe baru di dunia, para ahli telah mencatat bahwa tidak ada cukup data untuk menunjukkan bagaimana pengaruh musim terhadap virus corona.

baca juga

Namun jika berkaca dengan yang sudah terjadi di China, sebuah studi terpisah melihat kasus di 100 kota di Cina bulan lalu dan menemukan tingkat penularan turun karena cuaca menjadi lebih hangat atau lebih lembab.

Dalam penelitian tersebut, virus tidak akan berkembang dalam suhu yang lebih hangat, panas, dan punya kelembaban tinggi. Meski demikian, faktor-faktor tersebut tidak akan menghentikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tegaskan Sinar Matahari Tidak Bisa Bunuh Virus Corona, Ini Kata Dokter!

WHO Tegaskan Sinar Matahari Tidak Bisa Bunuh Virus Corona, Ini Kata Dokter!

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 19:15 WIB

Ingin Berjemur di Bawah Sinar Matahari, Perhatikan 4 Hal Ini Ya!

Ingin Berjemur di Bawah Sinar Matahari, Perhatikan 4 Hal Ini Ya!

Health | Kamis, 02 April 2020 | 10:15 WIB

Berjemur Bisa Cegah Corona, Guru Besar UGM Ungkap Cara yang Paling Efektif

Berjemur Bisa Cegah Corona, Guru Besar UGM Ungkap Cara yang Paling Efektif

Jogja | Rabu, 01 April 2020 | 13:52 WIB

CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:55 WIB

Keren! Astronom Bagikan Penampakan Matahari Paling Detail

Keren! Astronom Bagikan Penampakan Matahari Paling Detail

Tekno | Minggu, 02 Februari 2020 | 09:55 WIB

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:07 WIB

Terkini

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:06 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

×