Punya Teknik Kamuflase Mengagumkan, Ini Keunikan Kupu-kupu Dead Leaf

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 01 Mei 2020 | 18:57 WIB
Punya Teknik Kamuflase Mengagumkan, Ini Keunikan Kupu-kupu Dead Leaf
Kupu-kupu dead leaf. (Twitter/ NaturismC)

Suara.com - Beberapa spesies hewan ternyata mempunyai teknik kamuflase yang luar biasa. Salah satunya merupakan kupu-kupu yang bisa "menyamar" menjadi daun untuk menghindari pemangsa.

Sebuah akun fanspage Twitter bernama @NaturismC membagikan video dengan caption bertuliskan "Kupu-kupu dead leaf harus menjadi salah satu kupu-kupu paling menakjubkan di dunia".

Video berdurasi 10 detik ini berhasil menarik perhatian warganet sehingga postingan tersebut mendapatkan lebih dari 1.200 Retweet dan 5.500 Like.

Banyak warganet yang mengungkapkan rasa kekaguman mereka terhadap kupu-kupu dead leaf.

"Menurutku itu bukan evolusi, tetapi desain alam yang sangat indah," kata @andymp1972.

Kupu-kupu dead leaf yang terlihat seperti daun berwarna cokelat. (Twitter/ NaturismC)
Kupu-kupu dead leaf yang terlihat seperti daun berwarna cokelat. (Twitter/ NaturismC)

"Dia terlalu pintar dalam menyembunyikan dirinya yang asli," tulis @pallavi_ktweets.

Sama seperti namanya, dead leaf atau daun mati, kupu-kupu ini mempunyai sayap yang mirip dengan daun mati ketika sayapnya dalam posisi tidak merekah.

Jika berada di sekitar daun kering, hewan tersebut tampak bukan seperti kupu-kupu melainkan sebuah daun dengan warna muram.

baca juga

Namun apabila kupu-kupu siap terbang dan membentangkan sayap, bagian "dalam" sayap yang disembunyikan ketika menyamar ternyata mempunyai warna menakjubkan.

Kupu-kupu dead leaf atau daun mati mempunyai nama ilmiah Kallima inachus. Hewan tersebut banyak ditemukan di Asia Tropis dari India hingga Jepang.

Dikutip dari Wikipedia, habitat hewan ini tersebar di banyak negara seperti India, Nepal, Bhutan, Bangladesh, Myanmar, China bagian selatan, Thailand, Laos, Taiwan, Jepang, Vietnam, Pakistan, Malaysia dan Indonesia (banyak ditemukan di hutan hujan Kalimantan).

Kupu-kupu dead leaf mempunyai predator utama berupa burung-burung liar yang ada di hutan hujan tropis.

Ketika merasa terancam, kupu-kupu ini langsung menjatuhkan diri ke dedaunan atau semak-semak dan segera mengaktifkan pose diam dengan sayap tertutup.

Dalam pose seperti itu, kupu-kupu dead leaf sangat mirip dengan daun kering dengan urat gelap sehingga mereka bisa mengelabui predator pemangsa.

Kupu-kupu dead leaf biasanya terbang di hutan lebat dengan curah hujan yang baik dan sering berada di antara semak-semak serta di sepanjang aliran sungai.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Manusia, Hewan Peliharaan Juga Perlu Terapkan Jarak Sosial!

Bukan Cuma Manusia, Hewan Peliharaan Juga Perlu Terapkan Jarak Sosial!

Health | Selasa, 28 April 2020 | 14:05 WIB

8 Fakta Lumba-Lumba, Hewan Paling Pintar di Dunia

8 Fakta Lumba-Lumba, Hewan Paling Pintar di Dunia

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 12:00 WIB

Dinamai Mirip Salazar Slytherin, Spesies Baru Ular Ini Punya Warna Eksotis

Dinamai Mirip Salazar Slytherin, Spesies Baru Ular Ini Punya Warna Eksotis

Tekno | Sabtu, 25 April 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×