Waspada, Pengguna Android di Indonesia Jadi Target Kampanye PhantomLance

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 05 Mei 2020 | 12:00 WIB
Waspada, Pengguna Android di Indonesia Jadi Target Kampanye PhantomLance
Ilustrasi ponsel Android. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti Kaspersky mendeteksi kampanye canggih berbahaya yang menargetkan pengguna perangkat Android. Disebut PhantomLance, kampanye ini telah aktif sejak 2015 dan masih berlangsung hingga kini dengan menargetkan negara-negara di Asia seperti India, Vietnam, Bangladesh hingga Indonesia.

Menampilkan beberapa versi spyware yang kompleks, ancaman ini bekerja dengan perangkat lunak yang dibuat untuk mengumpulkan data korban, memiliki taktik distribusi cerdas, termasuk distribusi melalui puluhan aplikasi di Google Play.

Pada Juli 2019, peneliti keamanan pihak ketiga melaporkan sampel spyware baru yang ditemukan di Google Play. Laporan tersebut menarik perhatian Kaspersky karena berbagai fiturnya yang tidak terduga, dan tingkat kecanggihan hingga perilaku berbeda dari Trojan umum yang biasanya diunggah di toko aplikasi resmi.

"Kampanye ini adalah contoh luar biasa tentang bagaimana aktor ancaman melangkah lebih jauh ke perairan yang lebih dalam dan menjadi lebih sulit ditemukan. PhantomLance telah berlangsung selama lebih dari lima tahun dan aktor ancaman berhasil melewati filter app store beberapa kali, menggunakan teknik canggih untuk mencapai tujuan mereka," ucap Alexey Firsh, peneliti keamanan di Kaspersky GReAT Team, dalam keterangan pers yang diterima Suara.com.

Jika pembuat malware berhasil mengunggah aplikasi berbahaya di toko aplikasi yang sah, biasanya mereka menginvestasikan sumber daya cukup besar untuk mempromosikan aplikasi dan meningkatkan jumlah instalasi sehingga dapat meningkatkan jumlah korban.

Namun, berbeda dengan aplikasi berbahaya yang baru ditemukan ini. Sepertinya operator di belakang mereka tidak begitu tertarik dengan penyebaran massal. Bagi para ahli, ini adalah petunjuk aktivitas APT yang ditargetkan.

Fungsionalitas semua sampel hampir serupa. Tujuan utama spyware adalah untuk mengumpulkan informasi. Selain data dari geolokasi, log panggilan, akses kontak dan SMS, aplikasi juga dapat mengumpulkan daftar aplikasi yang diinstal serta informasi perangkat, seperti model dan versi OS.

Selain itu, pelaku juga dapat mengunduh dan mengeksekusi berbagai muatan berbahaya yang dapat menyesuaikan dirinya dengan perangkat tertentu, seperti versi Android dan aplikasi yang diinstal.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa PhantomLance banyak didistribusikan di berbagai platform dan marketplace, termasuk Google Play dan APKpure. Untuk membuat aplikasi tampak sah, para peaku mencoba membangun profil pengembang palsu dengan membuat akun Github terkait.

baca juga
Google Play Store [shutterstock]
Google Play Store [shutterstock]

Untuk menghindari mekanisme penyaringan yang dilakukan oleh pasar aplikasi, versi pertama aplikasi yang diunggah oleh pelaku ke pasar tidak mengandung muatan berbahaya apapu. Namun, pembaruan selanjutnya aplikasi menerima muatan berbahaya dan kode untuk menjalankannya.

Menurut Kaspersky Security Network, sejak 2016 sekitar 300 upaya infeksi diamati pada perangkat Android di negara-negara seperti India, Vietnam, Bangladesh, dan Indonesia. Para ahli menyimpulkan bahwa muatan PhantomLance setidaknya 20 persen mirip dengan salah satu kampanye lama Android yang terkait dengan OceanLotus.

Kaspersky telah melaporkan seluruh sampel yang ditemukan kepada para pemiliki toko aplikasi yang sah dan Google Play mengonfirmasi bahwa mereka telah menghapus aplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Rumah Aja? 5 Aplikasi Ini Bantu Kamu Tetap Produktif!

Di Rumah Aja? 5 Aplikasi Ini Bantu Kamu Tetap Produktif!

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:59 WIB

10 Game Android Offline Seru untuk Ngabuburit, Ngirit Kuota!

10 Game Android Offline Seru untuk Ngabuburit, Ngirit Kuota!

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 15:01 WIB

Huawei: Butuh 300 Tahun untuk Kejar iOS dan Android

Huawei: Butuh 300 Tahun untuk Kejar iOS dan Android

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 22:05 WIB

Crash Bandicoot, Game Legendaris PS, Tersedia di Android

Crash Bandicoot, Game Legendaris PS, Tersedia di Android

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 18:43 WIB

Biar Nggak Penasaran Lagi, Begini Cara Cek History Lokasi Pacar

Biar Nggak Penasaran Lagi, Begini Cara Cek History Lokasi Pacar

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 20:50 WIB

Bisa Diunduh, Ini Fitur Istimewa Android 11 Developer Preview 3

Bisa Diunduh, Ini Fitur Istimewa Android 11 Developer Preview 3

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 10:31 WIB

Terkini

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:00 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:59 WIB

New BIONS by BNI Sekuritas: Mengenal Investasi Saham dengan Lebih Mudah

New BIONS by BNI Sekuritas: Mengenal Investasi Saham dengan Lebih Mudah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:58 WIB

Riset MMA: Personalisasi Pemasaran Berbasis AI Bisa Tingkatkan Kinerja 160 Persen

Riset MMA: Personalisasi Pemasaran Berbasis AI Bisa Tingkatkan Kinerja 160 Persen

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:57 WIB

Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor

Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor

Bogor | Jum'at, 06 November 2026 | 15:55 WIB

Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja

Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:55 WIB

Batal Lawan Yordania, Timnas Indonesia Cari Rival Baru, Hong Kong Masih Cuek Bebek

Batal Lawan Yordania, Timnas Indonesia Cari Rival Baru, Hong Kong Masih Cuek Bebek

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:53 WIB

×