Google Hapus Aplikasi Anti-China yang Viral

Dythia Novianty

Rabu, 03 Juni 2020 | 08:30 WIB
Google Hapus Aplikasi Anti-China yang Viral
Google Play Store [shutterstock]

Suara.com - Sebuah aplikasi baru bernama Remove China Apps, berupaya menandai aplikasi yang dikembangkan di China. Ditemukan di Google Play Store (dan baru saja dihapus oleh Google), aplikasi tersebut menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di etalase aplikasi Google Google selama akhir pekan dalam waktu dua minggu.

Pengembang aplikasi mengatakan bahwa mereka menggunakan riset pasar untuk menentukan negara asal aplikasi. Sementara judul aplikasi membuatnya seolah-olah secara otomatis menghapus aplikasi yang dikembangkan di China.

Pengembang mengatakan bahwa akan mencantumkan aplikasi dan nama negara masing-masing, pilih aplikasi yang ingin Anda hapus dan aplikasi yang ingin Anda simpan, dan hapus instalasi aplikasi satu per satu dalam satu klik.

Daftar Play Store mengatakan bahwa aplikasi itu sedang dikembangkan hanya untuk tujuan pendidikan.

Sebagaimana dilansir Phonearena mengutip Android Authority, Rabu (3/6/2020), aplikasi anti-china itu memiliki satu juta pemasangan terdaftar hingga akhir hari Minggu dan jumlah itu melonjak menjadi lima juta kemarin.

Remove China Apps di Google Play Store yang sudah dihapus. [Phonearena]
Remove China Apps di Google Play Store yang sudah dihapus. [Phonearena]

Pengembang, OneTouch AppLabs, terletak di India di mana sentimen anti-China meningkat. Situs web pengembang menyatakan bahwa tujuan pembuatan aplikasi adalah untuk mendukung seruan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk "Atm Nirbhar Bharat" atau India yang mandiri.

Pengembang menyatakan bahwa Remove China App akan membantu orang untuk mendukung 'Atm Nirbhar Bharat' dengan mengidentifikasi negara asal aplikasi yang diinstal di ponsel mereka. Pengembang juga menyebut aplikasi aman untuk dipasang karena tidak meminta izin dari ponsel Anda.

Android Authority menguji Remove China Apps dan menemukan bahwa ia mengambil TikTok dan Xiaomi's Mi Remote pada ponsel Android, tetapi gagal menandai PUBG Mobile dari pengembang China Tencent Games. Ini juga tidak berfungsi dengan aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya yang diinstal pada smartphone China.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 06:45 WIB

Tanya Lokasi Toko, Pria Ini Dijawab Google dengan Kalimat Alhamdulillah

Tanya Lokasi Toko, Pria Ini Dijawab Google dengan Kalimat Alhamdulillah

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:41 WIB

Google Tunda Peluncuran Android 11

Google Tunda Peluncuran Android 11

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:15 WIB

Dituding Sebagai Mata-mata China, Pengguna Diminta Uninstal VivaVideo

Dituding Sebagai Mata-mata China, Pengguna Diminta Uninstal VivaVideo

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:28 WIB

AR Google Bantu Ukur Jarak untuk Memudahkan Social Distancing

AR Google Bantu Ukur Jarak untuk Memudahkan Social Distancing

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:00 WIB

Google News Initiative: 5.300 Media Dapat Journalism Emergency Relief Fund

Google News Initiative: 5.300 Media Dapat Journalism Emergency Relief Fund

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×