Astronom Deteksi Cahaya Hijau Misterius di Atmosfer Planet Mars

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Selasa, 16 Juni 2020 | 15:45 WIB
Astronom Deteksi Cahaya Hijau Misterius di Atmosfer Planet Mars
Polar night berhiaskan Aurora Borealis di Svalbard, Norwegia. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Trace Gas Orbiter (TGO) milik Badan Antariksa Eropa (ESA) mendeteksi cahaya hijau zamrud di atmosfer Planet Mars yang tipis. Fenomena ini adalah kejadian perdana terlihat di planet selain Bumi.

"Salah satu emisi paling terang yang terlihat di Bumi berasal dari cahaya malam (night glow). Lebih khusus lagi, dari atom oksigen memancarkan panjang gelombang cahaya tertentu yang belum pernah terlihat di sekitar planet lain. Namun, emisi ini telah diprediksi ada di Mars selama sekitar 40 tahun, dan terima kasih kepada TGO, berkat bantuannya kami berhasil menemukannya," ucap Jean-Claude Gérard, pemimpin penulis penelitian dari Université de Liège di Belgia, seperti dikutip dari Space.com pada Selasa (16/6/2020).

Jean-Claude Gérard menyebut bahwa emisi hijau adalah karakteristik oksigen. Aurora berbeda dengan cahaya malam. Cahaya malam disebabkan oleh interaksi sinar Matahari dengan atom dan molekul di udara yang menghasilkan cahaya halus tetapi terus-menerus. Emisi ini sulit dilihat, bahkan di Bumi. Cahaya siang hari (day glow), komponen harian dari emisi konstan ini bahkan lebih sulit dikenali.

Penampakan cahaya hijau di Planet Mars, ilustrasi dari informasi yang didapat lewat  European Space Agency (ESA) dan menggunakan ExoMars Trace Gas Orbiter [ESA].
Penampakan cahaya hijau di Planet Mars, ilustrasi dari informasi yang didapat lewat European Space Agency (ESA) dan menggunakan ExoMars Trace Gas Orbiter [ESA].

"Cahaya malam terjadi ketika molekul-molekul yang terpecah bergabung kembali, sedangkan cahaya siang muncul ketika cahaya Matahari secara langsung merangsang atom dan molekul seperti nitrogen dan oksigen," tulis pejabat Badan Antariksa Eropa (ESA).

Jean-Claude Gérard dan timnya menggunakan rangkaian instrumen Nadir milik TGO dan Occultation for Mars Discovery (NOMAD), yang meliputi Ultraviolet and Visible Spectrometer (UVIS) untuk mempelajari udara Mars dalam mode pengamatan khusus dari April hingga Desember tahun lalu.

"Pengamatan sebelumnya tidak menangkap cahaya hijau apa pun di Mars, jadi kami memutuskan untuk mengarahkan kembali instrumen ke titik "tepi" Mars," kata Ann Carine Vandaele, rekan penulis penelitian dan peneliti utama NOMAD.

Tim ahli memindai atmosfer Mars di ketinggian antara 20 hingga 400 km dan menemukan oksigen hijau bersinar di semua pengukuran ketinggian, meskipun yang terkuat terpancar pada ketinggian 80 km dan bervariasi dengan jarak Mars dari Matahari.

Para ilmuwan juga melakukan pemodelan untuk lebih memahami apenyebab kemunculan cahaya. Perhitungan itu menunjukkan bahwa cahaya digerakkan terutama oleh pemecahan karbon dioksida, yang membentuk 95 persen atmosfer tipis Mars, menjadi karbon monoksida dan oksigen.

TGO melihat atom oksigen yang dilucuti ini bersinar dalam cahaya tampak dan ultraviolet, dengan emisi sekitar 16,5 kali lebih kuat daripada ultraviolet.

baca juga

Pengorbit milik ESA ini telah mengitari Mars sejak Oktober 2016 dan menjadi bagian dari program European-Russian ExoMars. Hasil pengamatan yang dilakukan TGO ini telah diterbitkan secara online dalam jurnal Nature Astronomy pada 15 Juni 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun

White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Sempat Ada Transaksi Misterius, DANA Protection Kembalikan Limit Kartu Kredit Warganet

Sempat Ada Transaksi Misterius, DANA Protection Kembalikan Limit Kartu Kredit Warganet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengungkap Krisis Ekologi di Balik Polusi Cahaya

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengungkap Krisis Ekologi di Balik Polusi Cahaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:31 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:42 WIB

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:38 WIB

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026

Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:05 WIB

×