Terbuai Klaim Trump, 100 Orang Meninggal Usai Konsumsi Hydroxychloroquine

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Senin, 10 Agustus 2020 | 06:30 WIB
Terbuai Klaim Trump, 100 Orang Meninggal Usai Konsumsi Hydroxychloroquine
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan masker saat menyusuri lorong dalam kunjunganya ke Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed di kawasan Washington, Amerika Serikat. [ALEX EDELMAN / AFP]

Suara.com - Lebih dari 100 orang Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia setelah mengonsumsi Hydroxychloroquine, obat yang diklaim Presiden Donald Trum ampuh mencegah dan mengobati Covid-19.

Menurut catatan Milwaukee Journal Sentinel, Hydroxychloroquine membawa kematian bagi 293 orang yang terjadi selama enam bulan awal tahun ini. Jumlah tersebut meroket dibandingkan dengan paruh pertama 2019, yang menelan korban jiwa sebanyak 75 orang.

Dari 293 orang yang dinyatakan meninggal dunia, lebih dari setengahnya menggunakan Hydroxychloroquine untuk mencegah maupun mengobati Covid-19.

Dikutip dari Daily Mail, Senin (10/8/2020), lonjakan orang yang meninggal akibat mengonsumsi Hydroxychloroquine kemungkinan termakan pernyataan Donald Trump, yang menyebut obat tersebut efektif melawan virus corona.

Ilustrasi Hydroxychloroquine. [Shutterstock]
Ilustrasi Hydroxychloroquine. [Shutterstock]

Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) beserta ahli kesehatan kompak menyebut Hydroxychloroquine, sebagai obat malaria.

Selain itu, para dokter juga tidak menyertakan Hydroxychloroquine sebagai resep dari bagian pengobatan virus corona, apalagi kepada pasien Covid-19 yang sudah dalam kondisi lemah jantung.

Anehnya, Trump justru berdalih bahwa FDA membolehkan tim medis untuk memanfaatkan Hydroxychloroquine dalam pengobatan Covid-19.

Akibatnya, klaim sepihak Presiden AS tersebut berimbas pada peningkatan permintaan Hydroxychloroquine. Alih-alih mengobati Covid-19, obat tersebut justru mempercepat pasien menuju ajalnya.

Setelah adanya laporan kematian akibat mengonsumsi Hydroxychloroquine, FDA pada Juni lalu akhirnya mencabut izin penggunaannya secara darurat untuk pengobatan virus corona.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipakai Berbagai Negara, ini Empat Obat untuk Pengobatan Virus Corona

Dipakai Berbagai Negara, ini Empat Obat untuk Pengobatan Virus Corona

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 09:58 WIB

Selain Covid-19 dan Malaria, Hidroksiklorokuin Juga Untuk Pasien Autoimun

Selain Covid-19 dan Malaria, Hidroksiklorokuin Juga Untuk Pasien Autoimun

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 20:41 WIB

Pertama Dalam Sejarah, Facebook Hapus Postingan Trump yang Menyesatkan

Pertama Dalam Sejarah, Facebook Hapus Postingan Trump yang Menyesatkan

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:34 WIB

Facebook dan Twitter Hapus Klaim Trump soal Anak-anak Kebal dari Covid-19

Facebook dan Twitter Hapus Klaim Trump soal Anak-anak Kebal dari Covid-19

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:19 WIB

Mengapa Banyak Obat Antimalaria Berpontesi Jadi Obat Covid-19?

Mengapa Banyak Obat Antimalaria Berpontesi Jadi Obat Covid-19?

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Bukan Hidroksiklorokuin, Obat dari Pohon Kina Lebih Ampuh Covid-19

Bukan Hidroksiklorokuin, Obat dari Pohon Kina Lebih Ampuh Covid-19

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×