Huawei Diprediksi Bakal Keluar dari Pasar Smartphone, jika...

Dythia Novianty

Selasa, 01 September 2020 | 09:37 WIB
Huawei Diprediksi Bakal Keluar dari Pasar Smartphone, jika...
Ilustrasi toko ponsel. [Antara]

Suara.com - Huawei dapat runtuh di bawah tekanan dan mundur dari pasar smartphone. Prediksi ini disampaikan analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo (melalui MyFixGuide).

AS telah mengejar Huawei sejak tahun lalu. Ini dimulai dengan penempatan perusahaan di daftar entitas, yang menyebabkan Google memutuskan hubungan dengannya.

Akibatnya, ponsel Huawei dan Honor baru tidak lagi hadir dengan aplikasi dan layanan Google.

Pembatasan yang lebih baru, berarti perusahaan tidak dapat meminta bantuan dari produsen untuk membangun chip Kirin internal atau mendapatkan SoC dari pembuat chip seperti Qualcomm atau MediaTek.

Logo Huawei. [Shutterstock]
Logo Huawei. [Shutterstock]

Alasan di baliknya adalah sebagian besar industri, termasuk produsen kontrak dan pemasok lensa kamera, menggunakan teknologi asal Amerika. Mereka harus mengajukan izin khusus jika ingin melanjutkan bisnis dengan Huawei setelah 15 September mendatang.

Sebagaimana melansir laman Phone Arena, Selasa (1/9/2020), MediaTek adalah salah satu perusahaan yang telah mengajukan izin kepada pemerintah AS untuk melanjutkan pengiriman, setelah tenggat waktu pertengahan September.

Kuo berpikir bahwa meskipun Huawei entah bagaimana bisa mendapatkan suku cadang smartphone setelah tenggat waktu berakhir, daya saing dan pangsa pasarnya akan tetap menderita.

Pada Q2, Huawei melampaui Samsung untuk menjadi penjual smartphone nomor satu di dunia. Pada 2021, penjualan globalnya diperkirakan turun sebanyak 75 persen. Artinya, diperlukan lebih sedikit komponen seperti kamera dan chip 5G, dan ini dapat memengaruhi seluruh industri.

Huawei tampaknya telah menetapkan standar tinggi untuk komponen yang masuk ke dalam smartphone andalannya dan jika menurunkan produksi, seluruh rantai pasokan bisa menderita.

baca juga

Huawaei akan memaksa pemasok untuk menurunkan harga suku cadang mereka tahun depan dan juga dapat menyebabkan perlambatan teknologi.

Ilustrasi sekelompok orang memegang ponsel (unsplash)
Ilustrasi sekelompok orang memegang ponsel (unsplash)

Kuo mengatakan bahwa skenario kasus terbaik adalah pangsa pasar perusahaan menurun, dan skenario terburuk adalah keluar dari pasar ponsel cerdas.

Menurut laporan sebelumnya, Huawei akan kehilangan 30 persen pangsa pasar domestiknya ke rival lokalnya jika pembatasan tidak dilonggarkan. Prediksi Kuo sejalan dengan itu dan dia yakin Apple, Oppo, Vivo, dan Xiaomi akan sangat diuntungkan dari kemalangan Huawei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh PT Tridarma Kencana Dibayar Rp 75 Ribu Sepekan

Buruh PT Tridarma Kencana Dibayar Rp 75 Ribu Sepekan

Banten | Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:01 WIB

Canggih, Huawei Ingin Bikin Sensor Radar untuk Mobil, Harganya Murah

Canggih, Huawei Ingin Bikin Sensor Radar untuk Mobil, Harganya Murah

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2020 | 23:31 WIB

Huawei Mate 40 Lolos Sertifikasi TENAA, Siap Meluncur?

Huawei Mate 40 Lolos Sertifikasi TENAA, Siap Meluncur?

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Akhir Tahun 2020 Ini, Huawei Siap Rilis HP Baru dengan HarmonyOS

Akhir Tahun 2020 Ini, Huawei Siap Rilis HP Baru dengan HarmonyOS

Tekno | Senin, 24 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Bocoran Huawei Mate X2, Pakai Layar Lipat ke Arah Dalam?

Bocoran Huawei Mate X2, Pakai Layar Lipat ke Arah Dalam?

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:50 WIB

Huawei MatePad T8, Tablet Seharga Rp 1,6 Juta, Dijual di Indonesia

Huawei MatePad T8, Tablet Seharga Rp 1,6 Juta, Dijual di Indonesia

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:17 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×