Luncurkan Satelit, Pendorong Roket China Hampir Jatuh di Sekolah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 09 September 2020 | 09:30 WIB
Luncurkan Satelit, Pendorong Roket China Hampir Jatuh di Sekolah
Roket Long March 4B . [AFP]

Suara.com - China berhasil meluncurkan satelit baru pengamat Bumi di atas roket Long March 4B pada Senin (7/9/2020). Namun, pendorong roket yang jatuh kembali ke Bumi, hampir menabrak sekolah.

Roket Long March 4B lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di China utara. Roket ini membawa satelit observasi Bumi yang disebut Gaofen 11, sebuah satelit observasi optik yang mampu mengembalikan gambar resolusi tinggi.

Data yang dikembalikan oleh satelit Gaofen akan digunakan terutama untuk survei tanah, perencanaan kota, konfirmasi hak atas tanah, desain jaringan jalan, pencegahan dan mitigasi bencana, serta estimasi hasil panen.

Menurut media China Xinhau, Gaofen 11 juga akan menawarkan dukungan informasi untuk pembangunan Belt dan Road. Ini akan bergabung dengan suite yang lebih besar dari Gaofen dan satelit pengamat Bumi lainnya, sebagai bagian dari Sistem Pengamatan Bumi Resolusi Tinggi (CHEOS) China.

Dalam rekaman amatir yang beredar di media sosial Weibo yang tampaknya direkam oleh masyarakat setempat, menunjukkan tahap pertama Long March 4B jatuh dari langit dan meledak hingga membuat kepulan asap berwarna oranye. Rekaman itu diambil di dekat Desa Lilong, Gaoyao, di Provinsi Shaanxi.

Sepotong rekaman tampaknya diambil dari halaman sekolah dengan suara anak-anak yang terdengar dan kepulan asap terlihat di kejauhan. Akibat insiden itu, dilaporkan beberapa jendela sekolah bahkan hancur.

Dilansir dari Space.com, Rabu (9/9/2020), tahap pertama Long March 4B menggunakan campuran hidrazin beracun dan nitrogen tetroksida untuk propelan. Kontak dengan salah satu senyawa itu dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan.

China memiliki tiga lokasi peluncuran luar angkasa yang terletak jauh di pedalaman, dengan lokasi dipilih untuk memberikan keamanan selama Perang Dingin. Situs peluncuran baru di Wenchang dibatasi untuk meluncurkan roket Long Mars 4 dan 7 baru.

Peluncuran dari Xichang sering mendapati puing-puing roket jatuh di dekat daerah yang berpenghuni.

baca juga

Daerah-daerah yang diperkirakan berpotensi terancam diperingatkan dan dievakuasi sebelum peluncuran dilakukan. Namun, insiden pada Senin menunjukkan lebih sedikit tindakan pencegahan yang dilakukan.

Sebuah roket Long March 3B melesat dari Pusat Peluncuran Antariksa Xichang di Provinsi Sichuan, China pada Desember 2018. [AFP]
Ilustrasi sebuah roket Long March melesat dari Pusat Peluncuran Antariksa Xichang di Provinsi Sichuan . [AFP]

Peluncuran pada Senin merupakan peluncuran ke-25 di China sejauh ini pada 2020, termasuk uji terbang Long March 5B untuk misi stasiun luar angkasa dan peluncuran Tianwen-1. Tiga dari 25 peluncuran itu mengalami kegagalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satelit Nusantara Dua Jatuh, Indosat Cari Satelit Pengganti

Satelit Nusantara Dua Jatuh, Indosat Cari Satelit Pengganti

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 19:07 WIB

Bak Asteroid, Serpihan Satelit Nusantara Dua Jatuh di Atas Guam

Bak Asteroid, Serpihan Satelit Nusantara Dua Jatuh di Atas Guam

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 17:47 WIB

Satelit Nusantara Dua Jatuh Sebelum Capai Orbit, Ini Langkah Kominfo

Satelit Nusantara Dua Jatuh Sebelum Capai Orbit, Ini Langkah Kominfo

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 16:24 WIB

Ironi Satelit Nusantara Dua yang Jatuh Malam Tadi

Ironi Satelit Nusantara Dua yang Jatuh Malam Tadi

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 07:15 WIB

Rontok di Udara, Satelit Nusantara Dua Gagal Capai Orbit

Rontok di Udara, Satelit Nusantara Dua Gagal Capai Orbit

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 22:33 WIB

China Siap Bangun Stasiun Luar Angkasa Baru

China Siap Bangun Stasiun Luar Angkasa Baru

Tekno | Senin, 24 Februari 2020 | 10:13 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×