China Siap Bangun Stasiun Luar Angkasa Baru

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 24 Februari 2020 | 10:13 WIB
China Siap Bangun Stasiun Luar Angkasa Baru
China National Space Administration. [Shutterstock]

Suara.com - Program luar angkasa China berencana membangun stasiun luar angkasa baru, dalam misi yang akan diluncurkan pada April mendatang melalui roket Long March 5B.

Roket Long March 5B merupakan versi modifikasi dari roket Long March 5 yang mulai terbang pada 2016. China Manned Space Agency mendesain Long March 5B, untuk misi stasiun luar angkasa dan pesawat luar angkasa berukuran besar yang diawaki.

Dilansir laman Space.com, China berencana menyelesaikan stasiun luar angkasa baru pada 2022 mendatang. Stasiun tersebut akan berbentuk seperti huruf T, dengan modul inti yang disebut Tianhe berada di tengah dan satu kapsul lab di kedua sisinya.

Menurut kantor berita Xinhua, stasiun tersebut akan memiliki luas hingga 5.650 kaki kubik di ketika modul. Itu kurang lebih dari sepertiga ruang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang memiliki ruang 13.696 kaki kubik.

Tidak seperti stasiun luar angkasa China sebelumnya yang membutuhkan ketersediaan air diluncurkan dari Bumi, air di stasiun luar angkasa baru ini akan diambil dari uap air, yang dihembuskan para astronot dan dari urin yang didaur ulang dan dimurnikan.

Selain itu, stasiun luar angkasa ini juga akan membawa mesin yang dapat menghasilkan oksigen tambahan serta akan memiliki ruang khusus untuk percobaan sains di berbagai bidang mulai dari astronomi hingga fisika dasar yang menggunakan lebih dari selusin rak percobaan.

China juga berencana meluncurkan teleskop optik pada kapsul terbang di orbit yang sama.

Roket Long March 2-F bersiap-siap membawa stasiun antariksa Cina, Tiangong-1 pada September 2011 dari pangkalan roket Jiuquan, Gansu. [AFP]
Roket Long March 2-F bersiap-siap membawa stasiun antariksa Cina, Tiangong-1 pada September 2011 dari pangkalan roket Jiuquan, Gansu. [AFP]

Stasiun luar angkasa pertama China yang disebut Tiangong-1 diluncurkan pada 2011 dan terbakar di atmosfer Bumi tujuh tahun kemudian. Stasiun itu membantu China menguasai teknologi dan prosedur yang dibutuhkan untuk membangun stasiun yang lebih besar.

Penggantinya, Tiangong-2, diluncurkan pada 2016 untuk mendukung misi berdurasi lebih lama. Peluncuran kru terbaru China pada Oktober 2016 lalu mengirim dua astronot ke Tiangong-2 selama 33 hari, rekor untuk waktu berturut-turut dihabiskan di luar angkasa untuk China.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul Jepang, China Akan Bangun Stasiun di Bulan

Susul Jepang, China Akan Bangun Stasiun di Bulan

Tekno | Selasa, 30 April 2019 | 13:00 WIB

ISS Pensiun, Cina Bikin Stasiun Luar Angkasa

ISS Pensiun, Cina Bikin Stasiun Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 08:13 WIB

Indonesia Aman dari Serpihan Tiangong-1

Indonesia Aman dari Serpihan Tiangong-1

Tekno | Senin, 02 April 2018 | 07:12 WIB

Awas, Stasiun Luar Angkasa Cina Bakal Tabrak Bumi 30 Maret

Awas, Stasiun Luar Angkasa Cina Bakal Tabrak Bumi 30 Maret

Tekno | Sabtu, 24 Maret 2018 | 20:15 WIB

Berpotensi Hantam Indonesia, LAPAN Awasi Satelit Tiangong-1

Berpotensi Hantam Indonesia, LAPAN Awasi Satelit Tiangong-1

Tekno | Senin, 12 Maret 2018 | 16:23 WIB

Lab Antariksa Cina Hantam Bumi pada Maret, Haruskah Kita Risau?

Lab Antariksa Cina Hantam Bumi pada Maret, Haruskah Kita Risau?

Tekno | Selasa, 02 Januari 2018 | 19:49 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×